Jaga pasokan Air Jawa Timur, Penghijauan 14.500 Bibit Pohon Dipusatkan di Kota Batu

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso tanam pohon di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo, Kamis (6/12/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso tanam pohon di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo, Kamis (6/12/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Peringati Hari Menanam Pohon Dunia, Kota Batu jadi sasaran Jawa Timur untuk dijadikan tempat menanam pohon. Totalnya ada 14.509 bibit pohon yang ditanam di area Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. 

Kota Batu menjadi sasaran untuk area Jawa Timur karena merupakan daerah hulu. Sebagai daerah hulu, Kota Batu mengaliri kurang lebih 15 kota/kabupaten di Jawa Timur. Karena itulah alasannya Kota Batu menjadi pusat Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Provinsi Jawa Timur dan Pencanangan Gerakan Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS ) Nasional Provinsi Jawa Timur 2018. 

Kegiatan menanam itu diikuti langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. Mereka menanam bibit pohon buah-buahan. Penanaman yang dilakukan secara simbolis juga untuk menyadarkan masyarakat untuk sukseskan program ini.

“Melihat Kota Batu sebagai hulu ini dengan menanam pohon bisa melindungi sumber mata air di Kota Batu,” ujar Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Kamis (6/12/2018).

Jika dulunya Kota Batu punya 156 sumber mata air, lama kelamaan saat ini hanya tinggal kurang lebih 50 mata air. Berkurangnya lebih dari setengah mata air ini sangat mengancam kehidupan masyarakat di Kota Batu maupun daerah lainnya yang mengandalkan sumber dari Kota Batu. 

“Kalau tidak ditangani dengan segera dan tidak ada yang melindungi dan melihara ya akan habis. Oleh sebab itu momen ini kita harus memulai menjaga sumber yang tersisa,” katanya. 

Dari 14.500 bibit pohon itu akan ditanam di 7 hektar lahan. Dengan menenam pohon itu diharapkan Das Brantas bisa lebih baik lagi. Dan sumber-sumber di Kota Batu tidak berkurang.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menambahkan, setiap tahunnya Lahan berkurang hingga 1000 hektar di Jatim. Karena itu melalui kegiatan ini momentum untuk pentingnya pemulihan DAS sebagai bentang alam.  “Peduli pelestarian lingkungan, menjadi bagian terpenting dalam menjaga daerah aliran sungai dan sumber air di masa depan, mari bersama-sama saling menjaga dan merawat,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Dengan penanaman 14.509 pohon ke depannya lanjut Gus Ipul, sumber di Kota Batu semakin deras dan tidak ada yang berkurang. “Dan berkomitmen bersama menjaga DAS di wilayah Jatim khususnya Kota Batu,” harapnya. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top