HKSN 2018, Pemerintah Kota Malang Canangkan Kota Ramah Disabilitas

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menyerahkan penghargaan kepada petugas sosial dalam acara HKSN dan Peringatan Hari Disabilitas 2018 di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menyerahkan penghargaan kepada petugas sosial dalam acara HKSN dan Peringatan Hari Disabilitas 2018 di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

JATIMTIMES, MALANG – Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Ke-61 sekaligus Hari Disabilitas, Pemerintah Kota Malang berjanji akan meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana bagi masyarakat berkebutuhan khusus. Ke depan, berbagai fasilitas umum akan dibuat ramah disabilitas.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko usai menghadiri kegiatan peringatan HKSN dan Hari Disabilitas yang berlangsung di Taman Krida Budaya Jawa Timur pada Jumat (7/12/2018). Menurut dia, ada beberapa catatan yang akan segera diperbaiki, terutama saat memberi layanan kepada masyarakat yang berkebutuhan khusus.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu menjelaskan, saat ini beberapa catatan yang menjadi fokus utama adalah terkait pengembangan sarana prasarana jalan. Terututama untuk jalan yang menghubungkan satu titik dengan titik lain, seperti yang ada di dalam gedung misalnya. Beberapa gedung milik pemerintah Kota Malang nantinya akan ditata lebih ramah disabilitas.

"Seperti puskesmas misalnya, nanti harua didesain lebih ramah pada disabilitas. Selama ini beberapa sudah ada, dan akan terus ditingkatkan untuk kenyamanan masyarakat berkebutuhan khusus," katanya pada wartawan.

Lebih jauh dia menyampaikan, beberapa hal lain yang memang perlu mendapat perhatian lebih adalah terkait sarana transportasi umum bagi masyarakat disabilitas. Karena selama ini, layanan di bidang transpirtasi belum banyak disentuh. Sehingga, masyarakat berkebutuhan khusus selama ini cenderung menggunakan transportasi dan kendaraan pribadi.

Tak hanya itu, pria berkacamata tersebut juga menyampaikan jika kebersamaan sangat penting dibangun untuk tetap membangun budaya gotong royong. Karena melalui kebersamaan itu, ada banyak keuntungan yang bisa dicapai bersama.

Melalui hari peringatan HKSN dan Hari Dusabilitas itu, dia juga berharap mampu menggugah kesadaran dan empati terhadap orang lain. Bersama melakukan aksi nyata untuk kebersamaan dan semangat pendorong dalam mencerminkan sifat bangsa. "Walau beda suku, agama, ras, warna kulit, dan perbedaan profesi, tapi tetap harus dijalin bersama," pungkasnya. (*)

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top