Tawarkan Dua Upaya Atasi Macet Jalan Bandung, Warganet Beri Dukungan Penuh untuk Sutiaji

Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat meninjau macet Jl Bandung. (@sutiaji1946).
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat meninjau macet Jl Bandung. (@sutiaji1946).

JATIMTIMES, MALANG – Kemacetan Jalan Bandung yang sering membuat pengguna jalan geram sepertinya akan segera teratasi. Sebab, Wali Kota Malang, Sutiaji baru saja berencana mengeluarkan sebuah upaya baru untuk mengatasi macet yang selalu terjadi pada jam-jam tertentu itu.

Rencana tersebut baru saja disampaikan Sutiaji melalui akun resmi twitter miliknya @sutiaji1946. Cuitan yang dipublikasikan  pada sekitar pukul 15.00 WIB itu bahkan mendapat respons positif dari warganet. Sebagian besar mendukung upaya politisi Demokrat itu untuk melakukan penertiban.

Dalam cuitannya itu, Sutiaji menyampaikan jika asa dua solusi yang akan ditawarkan untuk mengatasi macet di kawasan sekolah Jl Bandung tersebut.  Pertama akan disediakan kendaraan agar orang tua tidak lagi melakukan antar maupun jemput anak mereka. Pilihan kedua, drop zone kendaraan masuk ke sekolah dan tidak di pinggir jalan.

"Untuk Jalan Bandung, sementara saya beri dua pilihan. Sekolah menyediakan kendaraan sehingga orang tua tidak perlu antar-jemput, atau drop zone kendaraan masuk kke area sekolah, sehingga tidak di jalan raya. Minggu depan Insya Allah semua kepala sekolah TK - MAN saya undang untuk cari solusi," tulisnya.

Rencana itu pun mendapat beragam respons positif dan dukungan dari warganet. Sebagai penggunaan jalan, para warganet itu meminta agar Sutiaji segera menindaklanjuti rencana tersebut secepatnya.

"Ya itu sekolahnya dibongkar yang depan, mobil-mobil penjemput suruh masuk, drop siswa langsung pulang," jawab @arwantwit.

"Sekolah harus menyediakan area sendiri untuk drop zone atau parkir di dalam awal sekolah, bukan di pinggir jalan. Jadi sekolah harus direnovasi. Tidak boleh ada kendaraan yang parkir atau standby di pinggir jalan. Karena itu sumber macet," tambah @Cak_Mat.

"Lebih baik pakai kendaraan sekolah saja pak, sekarang walaupun drop zone di area sekolah tetap saja kendaraan roda dua ataupun roda empat keluar masuk dari sekolah ke jalan raya bandung. Dan itu jadi semakin menghambat lalu lintas," tempat @adelansy.

"Belum lagi di sekitaran situ ada penyempitan ruas jalan yang samping Cafe RJ, makin parah ntar," tambah @adelansy lagi.

"Enggeh, ancen ngoten pak. Soale kebijakan satu arah Jl. Jakarta efek macet Jl. Bandung. Misal niku jalan Bandung lancar, nggeh mboten pakai satu arah Jl. Jakarta pak. Maturnuwun. (Memang harus seperti itu pak. Karena kebijakan satu arah Jl. Jakarta efek macet Jl. Bandung. Misal Jl. Bandung lancar, maka Jl. Jakarta tidak lagi satu arah pak; red)," tulis @SandyX1987.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top