Usung Konsep Daur Ulang, Tempat Tongkrongan Ini Layak Dikunjungi

Dekorasi cafe dengan pola kotak dari barang bekas jendela, serta barang bekas lainnya.
Dekorasi cafe dengan pola kotak dari barang bekas jendela, serta barang bekas lainnya.

JATIMTIMES, MALANG – Perkembangan wisata kuliner di Malang Raya memang tak pernah ada habisnya. Mereka berlomba-lomba menyuguhkan suasana berbeda untuk menarik pengunjung. Lihat saja pada tempat tongkrongan yang tergolong unik ini di Kota Batu. 

Namanya Retrorika Cafe yang didesign unik menggunakan barang bekas. Menjunjung konsep daur ulang recycle, reuse, reduce. Swiss Winnasis pegawai PNS di Taman Nasional Alas Baluran ini ingin memberikan edukasi tentang barang bekas tak harus dibuang. Konsepnya ini muncul ketika dia melihat ada barang bekas di rumahnya yang masih bisa dipakai. Selain itu, cafe ini tidak menggunakan barang yang terbuat dari plastik dan tergolong barang sekali pakai.

"Sudah gratis, trus pola kotak - kotaknya itu bagus, trus atapnya tak pasangi velg bekas kok apik. Terus tak tambahi kok apik, ya udah akhirnya tak tambahi pake barang bekas semua," ujar Swiss.

Cafe ini, menggunakan berbagai macam barang bekas untuk design dan juga hiasannya, seperti jendela bekas, tangki motor bekas, velg bekas, bahkan meja dan kursinya pun dibuat dari barang bekas.

Selain itu, di bagian belakang, ada sebuah ruangan yang memang digunakan sebagai ruangan greenhouse berdekorasi berbagai macam tanaman kaktus. Di ruangan tamu bisa menikmati hidangan menu makanan dan minuman dengan suasana sejuk dari hijaunya tanaman kaktus tersebut.

Berbagai menu makanan dan minuman  disajikan di cafe yang beroperasi mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 24.00 WIB. Selain kalangan muda, pengunjung cafe ini juga ada tamu yang membawa keluarganya untuk bersantai di cafe ini.

"Awalnya tertarik gara - gara liat status temen, tertarik akhirnya kesini. Selain menunya enak, suasananya juga lain dari yang lain. Unik sih, jarang ada cafe yang pakai barang bekas gini. Udah banyak cafe yang modern, saya carinya yang ga modern," ujar salah satu pengunjung yang juga mahasiswa di Kota Malang

Selain sebagai tempat tongkrongan, cafe ini juga bisa digunakan untuk acara rapat kecil.  Karena suasana di cafe ini cukup tenang dan sejuk. Cafe ini terletak di Jl Dewi Mutmainah Dusun Banaran, Bumiaji. Cafe ini merupakan satu - satunga cafe yang memiliki konsep ramah lingkungan atau Eco Friendly yang ada di Kota Batu.

Selain itu, Swiss mengatakan bahwa untuk menu kopi - kopian yang tersedia, merupakan kopi lokal dari Kota Batu dan sama sekali tidak mengambil kopi dari tempat lain. Karena dengan menggunakan produk lokal, ia beranggapan turut membantu perekonomian warga lokal dengan cara mencintai produk lokal.

Di cafe Retrorika ini, juga menyediakan berbagai macam buku untuk mereka yang suka membaca. Buku-buku diletakkan di rak yang terbuat dari lesung bekas. Nah, bagi para pencinta fotografi, tempat ini sangat cocok untuk berfotoria, sebab design tempat ini juga instagramable.

Uniknya lagi, disetiap hari jumat ada program makan siang gratis yang disediakan antara jam 12.00 hingga jam 15.00 WIB dengan jumlah 50 porsi makanan yang disediakan. 

 

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top