Wisata Baru, PKL Berdatangan di Titik Baru

Para PKL yang berjualan di jalan Ir Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Para PKL yang berjualan di jalan Ir Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Munculnya tempat wisata baru menjadi peluang bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Kota Batu maupun luar Kota Batu. Karena itu kini banyak bermunculan PKL di titik-titik baru.

Seperti halnya di jalan Ir Soekarno Desa Beji Kecamatan Junrejo semakin bertambah jumlah PKL yang nangkring di sana. Ya mereka mendirikan tenda-tenda untuk menjual dagangannya.

Ada yang menjual makanan, minuman, dan penjual buah-buahan yang menggunakan mobil. Jika semula hanya muncul satu atau dua tenda, kini kurang lebih ada 10 tenda.

Muncuknya PKL ini memang untuk mencari rejeki, melihat di kawasan tersebut terdapat wisata milik swasta yang baru. Terlebih  di sana  tingkat kunjungannya tidak pernah sepi.

Selain itu beberapa jalan yang tidak pernah sepi dengan PKLnya seperti Jalan Panglima Sudirman, Jalan Diponegoro, dan sebagainya. Padahal beberapa kali upaya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu tidak bertahan selama beberapa hari pada PKL yang kebanyakan dari luar daerah itu muncul kembali. 

Sekretaris Satpol PP, Muhammad Nur Adhim mengatakan, setiap Satpol PP melakukan razia atau memberikan surat larangan terkadang tidak digubris. Bahkan meskipun sudah diperingatkan masih saja kembali lagi.

Sehingga hal ini masih menjadi pekerjaan rumah Satpol PP. “Melihat Kota Batu sebagai kota wisata, dengan hadirnya PKL di titik-titik rawan macet ini memang menjadi masalah dan tugas kami untuk menertibkannya,” ungkap Adhim.

Ia menjelaskan, semula jalan itu dilebarkan untuk kepentingan akses kendaraan untuk mengurai kacetan. Akan tetapi dimanfaatkan oleh PKL di jalan Ir Soekarno. “Kita akan lakukan koordinasi dulu dengan pihak dinas terkait. Karena jalur itu merupakan jalur provinsi,” ungkapnya. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top