Ketua Pospera Bondowoso Misbahul Munir mengajak anggotanya berkeliling mengecek sanitasi di daerah Kec. Wringin, Minggu (3/2/2019) (Foto : Misbahul Munir/BondowosoTIMES)

Ketua Pospera Bondowoso Misbahul Munir mengajak anggotanya berkeliling mengecek sanitasi di daerah Kec. Wringin, Minggu (3/2/2019) (Foto : Misbahul Munir/BondowosoTIMES)



Menyikapi fakta terbaru bahwa Bondowoso masih merupakan Kabupaten dengan kualitas sanitasi terburuk di antara 38 Kabupaten se Jawa Timur, Ketua POSPERA Bondowoso, M. Munir mengajak semua pihak saling bersinergi mengatasi hal ini.

"Semua pihak harus ambil peran memperbaiki kualitas sanitasi di kabupaten tercinta ini", ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa masalah sanitasi ini sudah menjadi fokus kajian internal POSPERA Bondowoso sejak tahun lalu.

"Sejak Tahun 2018 POSPERA Bondowoso mulai menginisiasi terbentuknya beberapa kelompok masyarakat peduli sanitasi", ujarnya.

"Alhamdulillah tahun ini dua kelompok di dua Desa di Kecamatan Wringin yang kita dampingi mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk pengeboran air dan pembangunan MCK, yaitu di Desa Ampelan dan Desa Jati Tamban", ujarnya.

"Ini adalah bentuk nyata komitmen POSPERA Bondowoso untuk ikut berperan memperbaiki kualitas sanitasi di Kabupaten Bondowoso, semoga ke depan akan semakin banyak pihak yang peduli.", tambahnya menutup obrolan hangat di sore yang mendung.

 


End of content

No more pages to load