Ini Dia, Sahabat Nabi Muhammad yang Masih Hidup Hingga Sekarang

al-Habib Umar bin Hafidz saat mengunjungi pohon Sahabi, atau juga dikenal sebagai pohon sahabat Nabi Muhammad SAW (youtube).
al-Habib Umar bin Hafidz saat mengunjungi pohon Sahabi, atau juga dikenal sebagai pohon sahabat Nabi Muhammad SAW (youtube).

JATIMTIMES, MALANG – Nabi Muhammad SAW tentu menjadi panutan bagi umat muslim di seluruh dunia. Perjuangannya dalam mengenalkan dan mengajarkan Islam selalu menjadi motivasi tersendiri bagi umat muslim dalam melaksanakan setiap syariat Islam.

Segala sesuatu tentang Rasulullah pun selalu ingin diketahui oleh umat muslim. Termasuk para sahabat nabi yang turut berdakwah bersamanya. Jika saat ini orang-orang yang hidup bersama nabi ribuan tahun lalu itu sudah tiada, maka tidak dengan sahabat nabi yang satu ini.

Dia adalah Pohon Sahabi, atau dikenal juga sebagai The Only Living Sahabi atau satu-satunya sahabat Nabi Muhammad SAW yang masih hidup. Pohon ini berada di tengah padang pasir gersang di Yordania.

Dilansir dari channel YouTube RiseTAFDi, pohon tersebut dikatakan sebagai sahabat nabi lantaran diceritakan saat berdagang bersama sang paman, Nabi Muhammad pernah bersandar di pohon tersebut. Saat itu usia nabi masih 12 tahun, dan melakukan perjalanan ke negeri Syam bersama pamannya dan rombongan dagang bangsa Quraisy.

Pohon berjenis Pistachio ini pun sudah berusia lebih dari 1.400 tahun, dan tetap berdiri kokoh sampai sekarang. Pohon tersebut memiliki tinggi 11 meter dan luas rimbun 12 kali 20 meter.

Ketika berteduh di bawah pohon di wilayah Bushro itu, seorang pendeta Yahudi yang tinggal tak jauh dari berdirinya pohon tersebut yang bernama Buhairo mengenali tanda-tanda kenabian Rasulullah melalui kitab Taurat dan Injil yang ia baca.

Sehingga sang pendeta berpesan kepada paman nabi, Abu Thalib agar merahasiakan kabar tersebut. Kemudian menyarankan agar memulangkan Nabi Muhammad SAW ke Makkah agar tidak sampai kena fitnah dari kaum Yahudi.

Mendengar saran itu, sang paman pun mengikutinya dan memilih memulangkan Nabi Muhammad SAW ke Makkah, yang saat itu masih anak-anak.

"Demi Allah, Inilah yang akan menjadi junjungan seluruh alam dan utusan Tuhan Rabbulalamin," ucap Pendeta Bushro sembari memegang Nabi Muhammad yang saat itu masih kecil.

Bahkan pendeta Bushro saat itu dikatakan melihat pepohonan sujud pada baginda rasul dan rombongan pun dihindarkan dari terik matahari melalui awan yang selalu mengikuti kemanapun rasul pergi.

Sementara berkaitan dengan Pohon Sahabi sendiri, banyak ulama berpendapat jika pohon tersebut merupakan salah satu bentuk keniscayaan dan kekuasaan Allah SWT.

Dengan berkah yang diberikan melalui Nabi Muhammad SAW yang kulitnya pernah bersentuhan dengan pohon tersebut, sampai sekarang Pohon Sahabi masih berdiri dengan kokoh di tengah padang pasir yang gersang itu.

Bahkan, pohon ini pada bagian bawahnya terkadang mengeluarkan air. Menariknya lagi, setelah melewati kota di bagian barat laut Arab Saudi hingga ke Bashro sejauh 500 kilometer, tidak ada satupun pohon yang mampu hidup. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top