Proses damai ditempuh karena yang mengambil uang adalah keponakan sendiri. / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Proses damai ditempuh karena yang mengambil uang adalah keponakan sendiri. / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES



Dua kali rumahnya dibobol maling, Abdul Hadi (56), warga Dusun Tiyang RT 01 RW 02 Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangrejo,  Kabupaten Tulungagung, geram.

Abdul Hadi pun akhirnya melaporkan keponakannya sendiri, Raju Prasanca (21) yang rumahnya tidak berjarak jauh dari rumahnya. 
"Korban ini dua kali kehilangan uang di rumah. Atas keterangan saksi, ada orang yang dicurigai mengambil uang kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian," kata Kapolsek Karangrejo AKP Puji Hartanto melalui Kanit Reskrim Aiptu Mukadi Rabu (06/02) sore.

Dua kali aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (20 Desember 2018) sekitar pukul 13.00  EIB, saat Hadi berangkat mencari rumput di sawah. "Sepulang dari mencari rumput, korban akan belanja. Pada saat akan mengambil uang yang disimpan di dalam almari pakaian, korban mengetahui uang yang sebelumnya berjumlah 2 juta rupiah tinggal 300 ribu rupiah," ungkap Mukadi.

Kemudian pada hari Jumat 1 Februari 2019 sekitar pukul 09.00 WIB, Abdul Hadi mencari rumput di sawah dan sepulangnya korban diberi tahu oleh tetangganya bernama Daediri bahwa telah melihat Raju berada di dekat rumah korban. 

"Mengetahui hal tersebut kemudian korban langsung pulang dan mengecek uang yang disimpannya di dalam almari pakaian yang berada didalam kamar. Ternyata uang yang semula berjumlah 7 juta tinggal 3 juta rupiah," ungkapnya.

Mengetahui adanya kejadian tersebut, Abdul Hadi mencari Raju untuk menanyakan kejadian pencurian yang dialami. "Terlapor mengakuinya bahwa yang mengambil uang milik korban adalah dirinya. Karena  merasa dirugikan, selanjutnya korban  melaporkan kejadian tersebut   ke Polsek Karangrejo guna proses Hukum lebih lanjut," jelasnya.

Namun Abdul Hadi yang kehilangan uang sebesar Rp. 5.700.000 ternyata luluh juga dalam proses hukum yang berjalan. Meski menjadi korban, Abdul Hadi memaafkan kelakuan Raju dan menempuh jalur perdamaian dengan disaksikan petugas dari Polsek Karangrejo. "Karena masih saudara antara korban dan terlapor, akhirnya diselesaikan kekeluargaan," pungkas Mukadi.


End of content

No more pages to load