Disambut Tangis Haru Sujud Syukur Wali Murid, Kepala Sekolah Baik Hati Ini Akhirnya Kembali

Kepala Sekolah MI Alfalah Ngebong, Abdul Malik / Foto : Profil WA Abdul Malik / Tulungagung TIMES
Kepala Sekolah MI Alfalah Ngebong, Abdul Malik / Foto : Profil WA Abdul Malik / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Perjuangan mayoritas wali murid Madrasah Ibtidaiyah Alfalah Desa Ngebong Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung akhirnya berhasil. 

Setelah mendatangi sekolahan untuk bertemu yayasan dan kementerian agama Kabupaten Tulungagung, para wali murid mendesak agar kepala sekolah yang baru di mutasi ke MI lain untuk dikembalikan. 

"Alhamdulillah tuntutan kami berhasil, Pak Malik kembali ke sekolah dan segala masalah sudah selesai," kata Vivi (initial) yang turut hadir di audiensi.

Di kesempatan tersebut menurut Vivi, akhirnya terkuak jika ada dalang di balik fitnah yang dilontarkan salah satu pengurus yayasan pada kepala sekolah yang dikenal baik itu

"Kita sudah tahu apa motifnya, bahkan tadi hanya ada satu orang yang ingin membuka apa jeleknya Pak Malik," cerita Vivi.

Lanjutnya, untuk makan di sekolah menurut Vivi, semua orang tua tidak ada masalah dan akan dibicarakan bersama. Namun, jika yang masak tetap orang yang sama, banyak wali murid yang keberatan dengan alasan kurang dapat menjaga kebersihan. 

"Jangankan wali murid, anak-anak semua paham yang tukang masak kemproh dan tidak mau makan. Kepala sekolah juga tidak pernah melarang anak-anak makan di sana tapi malah difitnah hingga berujung pindah," ungkapnya.

Tangis haru dan sujud syukur dilakukan para wali murid setelah kebijakan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung melalui kasi Mapenda akan mengembalikan Abdul Malik sebagai kepala sekolah di MI Alfalah. 

"Kami haru tak bisa membendung tangis, kami sujud syukur karena akhirnya kepala sekolah yang disayangi anak-anak kami kembali ke sekolahan kita," terangnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama (Mapenda) Suryani, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengakui jika masalah telah selesai. 

"Masalah sudah selesai, pihak yayasan telah dapat menerima Pak Malik (lagi)," kata Suryani singkat.

Lebih jauh Suryani mengaku tidak paham dengan masalah yang terjadi, namun dirinya tidak membantah jika masalah wali murid dipicu adanya kebijakan makan di sekolah dan juru masak yang ditunjuk kurang dapat menjaga kebersihan.

Senada dengan Suryani, Abdul Malik kepala sekolah yang akhirnya kembali akan menduduki kursinya di Madrasah Ibtidaiyah Al Falah Desa Ngebong mengatakan jika masalah telah selesai."Permasalahan telah selesai," pungkasnya singkat.

Seperti ditulis sebelumnya, Abdul Malik adalah sosok kepala sekolah yang dicintai murid dan wali muridnya. 

Selain dianggap mampu membawa sekolah hingga diminati masyarakat, Abdul Malik juga dikenal menjadi suri tauladan. 

Selain itu, Malik juga sering merelakan sebagian gajinya untuk diberikan pada sekolah terutama membantu murid yang miskin.

Hanya karena kebijakan makan di sekolah yang tidak disambut baik para murid, pihak yayasan menganggap kepala sekolah muda tersebut tidak bisa bekerja sama. 

Bukan tanpa alasan murid tidak mau makan di sekolah, hal itu karena pengelola makan di sekolah dianggap kurang dapat menjaga kebersihan. Ujungnya Malik di "buang" dari MI Alfalah dan dimutasi ke sekolah lain.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top