Banyak Pengusaha Keluhkan Lamanya Proses Perizinan, Pemkot Rancang Aplikasi yang Tersambung Langsung ke Wali Kota dan Sekda

Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

JATIMTIMES, MALANG – Proses mengurus izin di Kota Malang nampaknya masih banyak dikeluhkan. 

Terutama izin yang selama ini banyak diajukan oleh para pengusaha. 

Tak jarang, jangka waktu yang dibutuhkan seorang pengusaha untuk memperoleh izin usaha itu bertahap hingga satu tahun lamanya.

Sementara itu, meski masih belum mengantongi izin secara keseluruhan, beberapa pengusaha akhirnya memilih tetap melanjutkan usahanya sembari mengurus izinnya. 

Hal ini menimbulkan polemik tersendiri di lingkungan masyarakat.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, proses mengurus izin akan terus dievaluasi. 

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), setidaknya sudah ada beberapa skema yang dibuat untuk mempermudah pengusaha dalam mengurus izinnya.

"Semuanya pasti akan diperbaiki. Akan dicari tahu di mana sebenarnya letak kesalahannya. Kenapa masih ada saja keluhan," katanya belum lama ini.

Ke depan, menurutnya Pemerintah Kota Malang akan menggunakan sebuah aplikasi khusus berbasis digital. 

Aplikasi itu nantinya dapat diakses oleh Wali Kota Malang, hingga Sekretaris Daerah Kota Malang, di samping DPM PTSP sendiri.

"Akan ada satu aplikasi. Data siapa saja yang urus izin setiap harinya langsung bisa diakses. Ketika menemui kebuntuan atau kesulitan, akan ada notifikasi dan pemberitahuan khusus. Kemudian bisa ditindaklanjuti, sehingga semua berjalan terus dan cepat," paparnya.

Dia pun meminta agar masyarakat secara aktif memberi laporan atas kinerja masing-masing OPD di lingkup pemerintahan Kota Malang. 

Salah satunya dengan menyampaikannya melalui akun resmi Sutiaji di media sosial, baik instagram maupun Twitter.

"Jika memang masih susah atau ada keluhan lain, masyarakat bisa melaporkan kepada saya langsung. Saya aktif di media sosial salah satunya adalah untuk mengetahui lebih banyak keluhan masyarakat," pungkas pria berkacamata itu. 

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top