Khofifah Sebut Kota Batu Jadi Lokomotif Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Khofifah Indar Parawansa (dua dari kanan) didampingi Dewanti Rumpoko saat hadir dalam acara Istighotsah dan deklarasi JKSN Malang Raya. (Yogi Iqbal/MalangTIMES).
Khofifah Indar Parawansa (dua dari kanan) didampingi Dewanti Rumpoko saat hadir dalam acara Istighotsah dan deklarasi JKSN Malang Raya. (Yogi Iqbal/MalangTIMES).

JATIMTIMES, MALANG – Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kyai-Santri Nasional (JKSN) Pusat Khofifah Indar Parawansa menyampaikan jika Malang Raya menjadi salah satu pusat pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Termasuk Kota Batu.

Mantan menteri sosial ini pun menyebut, Kota Batu menjadi salah satu lokomotif untuk mencapai kemenangan telak Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Timur. Hal itu ia sampaikan saat hadir dalam Istighotsah dan Deklarasi Jaringan Kyai-Santri Nasional (JKSN) Malang Raya, Minggu (10/2/2019) di GOR Ken Arok.

"Sejak awal sudah saya sampaikan jika saya beriringan dengan perjuangan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin dalam pilpres kali ini," kata Khofifah kepada wartawan usai melakukan doa bersama dan menyapa ribuan jamaah yang hadir.

Gubernur Jawa Timur terpilih ini juga menegaskan jika JKSN sifatnya menyapa dan menyisir jaringan struktur maupun kultur atau mereka yg belum terasosiasi dengan barisan relawan lainnya.

"Ayo gabung sini, gitu. Namanya jaringan kiai santri tidak harus kiai dan tidak harus santri. Teman-teman juga. Siapa tahu nanti yang masih jomblo diajak semua kawannya," katanya bercanda dengan wartawan.

Sementara itu, saat menyapa ribuan muslimat dan jamaah yang hadir dalam acara deklarasi, Khofifah menyampaikan sederet pencapaian yang ditorehkan seorang Jokowi. Di antaranya pembangunan yang merata hingga harga BBM yang sama di seluruh penjuru Indonesia.

"Membawa bendera Merah Putih di tengah pegunungan Papua bukan hal mudah. Dan itu bisa dilakukan saat kepemimpinan Pak Jokowi yang dimulai Gus Dur (Presiden keempat RI KH Abdurrrahman Wahid) dengan mengubah nama Irian Jaya sebagai Papua. Gus Dur belum sempat menyapa masyarakat Papua dengan seksama karena masa memimpin hanya 22 bulan," ungkap Khofifah. 

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top