Tahanan Kota Malang Tetap Bisa Nyoblos, KPU Sediakan TPS Mobile

Ilustrasi,  para tahanan saat rilis Operasi Tumpas Narkoba Semeru Polres Malang Kota pekan lalu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Ilustrasi, para tahanan saat rilis Operasi Tumpas Narkoba Semeru Polres Malang Kota pekan lalu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Sejumlah tahanan yang meringkuk di balik jeruji besi di wilayah Kota Malang masih akan mendapatkan hak memberikan suara pada Pemilu, 17 April mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) mobile bagi para tahanan yang berada di polsek-polsek. 

Nantinya, TPS mobile tersebut akan ditempatkan di Polres Malang Kota (Makota). Komisioner KPU Kota Malang Deny Rachmat Bachtiar mengatakan, nantinya napi-napi yang ada di Polsek akan dikumpulkan di Polres Makota pada saat hari pemungutan suara. "Tahanan di polsek akan dikumpulkan di Polres, sehingga lebih gampang. Yang di Polres disiapkan TPS mobile," ujarnya. 

Meskipun mobile, lanjut Deny, standar keamanan dan pengawasan tetap akan diperhatikan. Pihaknya menjamin kerahasiaan pilihan dari para tahanan selayaknya melakukan pencoblosan di TPS umum. "Asas kerahasiaan terjaga. Sehingga tahanan di Polres dijamin hak pilihnya," kata dia.

Sistemnya nanti, lanjut Deny, pihak KPU akan menarik seluruh tahanan di masing-masing Polsek yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). "(tahanan) yang di Polsek diupayakan ditarik ke Polres," jelasnya.

Deny mengungkapkan, hingga saat ini jumlah tahanan yang akan mencoblos masih belum fix. Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap napi yang akan melakukan pencoblosan. Kriteria napi yang masuk dalam DPT yakni yang mempunyai masa ekspirasi atau masa tahanan lebih dari tanggal 17 Maret 2019. "Deadline pendataan akhir Februari nanti," tandasnya. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top