Galau Pilih Kampus? Inilah 5 Kampus Terbesar dan Terbaik di Malang

Foto istimewa (Twitter UM)
Foto istimewa (Twitter UM)

JATIMTIMES, MALANG – Seperti yang kita tahu, pendaftaran mahasiswa baru tahun 2019 mulai digulirkan. Kemenristekdikti juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru di jalur SNMPTN.

Tentunya, banyak siswa siswi yang berkeinginan melanjutkan kuliah kini tengah mengalami kegalauan untuk memilih universitas. Tentunya, setiap orang ingin memasuki universitas yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhannya.

Berbagai pertimbangan tentu diperlukan, mulai dari keunggulan kampus, akreditasi kampus, biaya untuk memasukinya, hingga di kota mana kampus itu berada. Nah, salah satu kota yang kerap menjadi jujukan untuk melanjutkan studi perguruan tinggi adalah Kota Malang.

Kota Malang sendiri dikenal sebagai kota pelajar. Malang ramai didatangi oleh para pelajar dari berbagai penjuru daerah. Hal ini dikarenakan banyaknya kampus terbaik yang berdiri.

Kamu bisa menemukan kampus-kampus ternama di Indonesia di Kota Malang ini. Bisa jadi, salah satu kampusnya adalah pilihan yang tepat untukmu. Berikut ini 5 kampus terbesar dan terbaik di Malang versi MalangTIMES.

1. Universitas Brawijaya (UB)

Universitas Brawijaya (UB) adalah perguruan tinggi di Malang yang berdiri pada tahun 1963 melalui Ketetapan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan no.1 tanggal 5 Januari 1963. Baru-baru ini, Universitas Brawijaya menduduki peringkat ke-6 dalam daftar 100 perguruan tinggi terbaik se Indonesia versi Webometricskan per Januari 2019.

UB berhasil menempati urutan ke-2, persis di bawah Universitas Indonesia sebagai kampus terkaya di Indonesia. Universitas negeri yang terletak di Jalan Veteran ini sudah memegang akreditasi A dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) pada tanggal 11 September 2014.

Nama Brawijaya diberikan khusus oleh Presiden Soekarno dengan harapan mampu gemilang seperti Raden Wijaya (Brawijaya I) selaku pendiri Kerajaan Majapahit sekaligus menjadi kampus kebanggaan bangsa Indonesia.

Terbentuknya kampus yang dulu berstatus sebagai universitas swasta ini berawal dari Balai Kota Malang. Dari Balai Kota Malang, gagasan untuk pembentukan perguruan tinggi itu digulirkan. Atas prakarsa Ketua DPRD, 10 Mei 1957, diadakan pertemuan tokoh-tokoh masyarakat dan Pemerintahan Kota Malang, membahas pembentukannya.

Menurut data pelaporan PDDIKTI tahun 2018/2019, jumlah mahasiswa UB adalah 60.378. Sedangkan jumlah program studinya yakni 177 prodi. Sementara, guru besar UB kini berjumlah 245 guru besar.

2. Universitas Negeri Malang (UM)

Universitas Negeri Malang, disingkat UM, merupakan perguruan tinggi negeri yang didirikan pada tanggal 18 Oktober 1954. UM sebelumnya bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) Malang. Kemudian berubah menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang yang membuatnya menjadi salah satu IKIP tertua di Indonesia.

Terhitung mulai tanggal 4 Agustus 1999 menjadi Universitas Negeri Malang hingga saat ini dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 1999 tanggal 4 Agustus 1999.

UM termasuk dalam lima puluh universitas unggulan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pada tahun 2014, UM mendapatkan akreditasi A dengan nilai 372, sedikit di bawah Universitas Gadjah Mada (378) dan Institut Pertanian Bogor (375).

Berdasarkan Data Pokok UM, jumlah mahasiswa UM per Desember 2017 adalah 32.958. Sedangkan jumlah program studinya yakni 114 prodi. Sementara, jumlah guru besar UM per Desember 2017 berjumlah 79 guru besar.

3. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN)

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berdiri berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 50 tanggal 21 Juni 2004. Penamaan UIN Malang dengan Maulana Malik Ibrahim diambil dari nama salah seorang Walisongo yang dikenal sebagai Sunan Gresik, tokoh penyebar agama Islam di Jawa. Berdirinya UIN bermula dari gagasan para tokoh Jawa Timur untuk mendirikan lembaga pendidikan tinggi Islam di bawah Departemen Agama.

Ciri khusus universitas ini sebagai implikasi dari model pengembangan keilmuannya adalah keharusan seluruh anggota sivitas akademika menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris. Melalui bahasa Arab, diharapkan mereka mampu melakukan kajian Islam melalui sumber aslinya yaitu al-Qur’an dan Hadis dan melalui bahasa Inggris mereka diharapkan mampu mengkaji ilmu-ilmu umum dan modern, selain sebagai peranti komunikasi global. Karena itu pula, universitas ini disebut bilingual university.

Untuk mencapai maksud terse­but, dikembangkan ma’had atau pesantren kampus di mana seluruh mahasiswa tahun pertama harus tinggal di ma’had. Karena itu, pendidikan di universitas ini merupakan sintesis antara tradisi universitas dan ma’had atau pesantren.

Menurut data pelaporan PDDIKTI tahun 2018/2019, jumlah mahasiswa UIN adalah 7.048. Sedangkan jumlah program studinya yakni 42 prodi. Sementara, guru besar UIN per Desember 2017 kemarin berjumlah 6.

4. Universitas Muhammadiyah (UMM)

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi "A" dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya UMM merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tanggal 19 Juni 1963.

Di tahun 2013, ketika pemerintah lewat Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menilai berbagai kampus di seluruh Indonesia, UMM menjadi salah satu dari 8 perguruan tinggi yang paling awal meraih akreditasi A. Sejak 2008 hingga 2017, UMM menjadi kampus swasta terbaik di Jawa Timur, sehingga berhak atas penghargaan Anugerah Kampus Unggul (AKU) sebanyak 10 kali dan Penghargaan AKU Kartika sebanyak empat kali dari Kopertis VII.

Sementara pada level global, UMM pada pertengahan 2016 baru saja menjadiAssociate Member of ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Sebelumnya pada 2012 UMM juga sempat meraih bintang 2 dari lembaga pemeringkat kampus-kampus ternamadunia QS Stars University Ranking, bahkan secara khusus UMM meraih bintang 4 di bidang infrastruktur. Pada akhir 2016, UMM kembali meraih peringkat 27 dari 4ICU, Top Universities in Indonesia.

Setiap tahunnya, UMM mendidik tidak kurang dari 34.000 mahasiswa. UMM mengelola 10 fakultas dengan total 3 Program Studi (Prodi) Diploma, 38 Prodi Strata 1,  11 Prodi Magister, 3 Program Doktor dan 4 Program Profesi. Sementara, guru besar UMM per April 2018 kemarin berjumlah 16.

5. Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama)

Universitas Kanjuruhan Malang adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Malang dan merupakan proses pengembangan merger antara IKIP PGRI Malang dengan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Kanjuruhan Malang yang bernaung di bawah bendera Yayasan Pembina Lembaga Perguruan Tinggi PGRI. Yayasan ini kemudian berubah menjadi Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI (PPLP PT PGRI). Dengan demikian, berdirinya Universitas Kanjuruhan Malang merupakan proses pengembangan perguruan tinggi PGRI dengan SK Mendiknas nomor 106/D/0/2001.

Sebelumnya, IKIP PGRI berkembang pesat namun tidak dapat berjalan lama. Hal ini diakibatkan oleh perkembangan politik Indonesia yang tidak menguntungkan PGRI. Praktis sejak 1966 di Malang tidak ada IKIP PGRI lagi.

Nah, setelah kurang lebih 9,5 tahun di IKIP PGRI Malang tidak ada perkuliahan, kemudian atas prakarsa anggota cabang PGRI Malang II waktu itu, yakni Drs. H. Soenarto Dd., S.H., M.Si., Drs. H. Moch. Amir Soetedjo, S.H, M.Pd., dan Dr. Hadi Sriwiyana, M.M. dirintis lagi Pendidikan IKIP PGRI dengan penasehat Bapak A. Radjab. Maka pada tanggal 20 Mei 1975 diresmikan lagi berdirinya IKIP PGRI Malang yang kemudian menjadi cikal bakal pendirian Universitas Kanjuruhan Malang. 

Universitas Kanjuruhan Malang telah terakreditasi institusi “B” oleh BAN-PT. Setiap tahunnya, Unikama menerima kurang kebih 2000-an mahasiswa baru. Sedangkan jumlah program studinya yakni 17 prodi. 

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top