Aplikasi Spotify Batasi Usia Minimal Pengguna di Indonesia Menjadi 21 Tahun

Ilustrasj Spotify
Ilustrasj Spotify

JATIMTIMES, MALANG – Bagi para pecinta musik, di era modern saat ini sudah tidak perlu lagi membeli kaset atau Compact Disk (CD) yang di dalamnya terdapat lagu lagu yang di suka. 

Dengan adanya smartphone di era teknologi saat ini,  sudah banyak aplikasi yang dibuat untuk mendengarkan musim secara streaming.

Bahkan, di smartphone sendiri sudah dilengkapi aplikasi streaming musik seperti Google Play Music pada android atau iTunes pada IOS.

Namun, banyak developer membuat aplikasi streaming musik dengan genre yang juga berbagai macam yang bisa di download melalui aplikasi store di smartphone masing - masing seperti JOOX, YOUTUBE MUSIC, spotify dan lain sebagainya. 

Penggunanya pun tak hanya kalangan remaja saja, bahkan anak - anak hingga dewasa serta usia lanjut bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk streaming musik kesukaannya.

Namun, SPOTIFY secara resmi telah mengeluarkan batasan usia untuk pengguna aplikasi. 

Dilansir dari tekno.kompas.com pada Rabu (13/2/2019) kemarin, secara resmi SPOTIFY mengumumkan bahwa pihaknya memberikan batasan usia pengguna aplikasi tersebut. 

Hari ini, sebagian besar pengguna Spotify mendapatkan e-mail tentang pembaruan kebijakan yang diterapkan layanan musik alir (streaming music) tersebut. 

Spotify mengumumkan beberapa kebijakan baru, seperti batas usia dan keterlibatan pihak ketiga.

Secara umum, kebijakan ini berlaku untuk semua pengguna global, tak terkecuali Indonesia. 

Salah satu kebijakan paling disorot adalah perubahan batas usia.

Di sebagian besar negara, Spotify mengizinkan pengguna berusia 13 tahun ke atas, asalkan mendapatkan persetujuan dari orangtua atau wali.

Khusus di Indonesia, Spotify memberlakukan usia minimal pengguna minimal 21 tahun atau di atasnya. 

Sebelumnya, kebijakan usia yang diberlakukan di Indonesia adalah di atas 13 tahun.

Beberapa pengguna Spotify di Indonesia pun menanyakan hal tersebut di media sosial Twitter.

Menanggapi hal ini, Benjamin Chelliah, Head of Communication Spotify Asia hanya menjelaskan secara umum. 

Pihaknya berujar ingin memperjelas syarat dan ketentuan yang berlaku di Spotify.

"Sebagai upaya kami untuk lebih transparan kepada pengguna, kami secara rutin memeriksa kembali syarat dan ketentuan," jelas Ben, ketika dihubungi KompasTeknomelalui e-mail, Rabu (13/2/2019).

Bagan aturan batasan usia pengguna dari spotify

Sayangnya, ia tidak menjelaskan alasan yang melatarbelakangi aturan batas usia di Indonesia harus di atas 21 tahun.

Ben juga tidak menjelaskan gamblang apakah ada perubahan metode pembayaran untuk penawaran "Premium for Student", di mana sebelumnya batas usia yang berlaku adalah 18 tahun.

Untuk diketahui, "Premium for Student" diberikan Spotify bagi pengguna berstatus pelajar untuk bisa berlangganan dengan separuh harga.

Spotify menggunakan bantuan pihak ketiga untuk memverifikasi status pelajar pengguna dengan mencocokkan data universitasnya di situs SheerID.

Dalam hal ini, Ben hanya menyinggung adanya pembaruan informasi tentang keterlibatan pihak ketiga dalam berlangganan dan layanan. 

Dalam pembaruannya, Spotify hanya menyederhanakan informasi tentang keterlibatan pihak ketiga.

Kurang lebih, pembaruan tersebut menyerahkan wewenang penggunaan aplikasi pihak ketiga serta syarat dan ketentuan layanan yang berlaku di aplikasi atau perangkat tersebut, kepada pengguna Spotify.

Ben juga menekankan penggunaan aplikasi ilegal yang memblokir iklan untuk layanan non-premium, mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak diperbolehkan.

"Kami telah memperbarui pedoman pengguna, membuatnya jelas bahwa pemblokir iklan, bot, dan mencurangi streaming, tidak diperkenankan," jelasnya.

Syarat dan ketentuan baru Spotify ini berlaku mulai 13 Februari 2019 untuk semua pengguna.

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top