Suasana bhaksos pengobatan gratis di halaman Masjid Hidayatul Ikhlas Perum Sutri Sobo Banyuwangi

Suasana bhaksos pengobatan gratis di halaman Masjid Hidayatul Ikhlas Perum Sutri Sobo Banyuwangi


Pewarta

Hakim Said

Editor

A Yahya


Bhakti sosial Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono  yang  dikenal Klinik dr. Didik Sulasmono (KDS) disambut baik warga. Ratusan warga berbondong-bondong mengikuti pengobatan gratis yang dilakukan di halaman Masjid Hidayatul Ikhlas, Jumat (22/2/19). 

Bhakti sosial bekerja sama dengan perwakilan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Banyuwangi ini dipandu langsung Ahmad Tamami, Mariyono, Hakim Said selaku pengurus RW Lingkungan Perum Sutri dan disupport Media Online Jatim Times. Selain itu juga didukung Rumah Baca Aksara, Koran Memo X, Mapala Uniba, serta puluhan wartawan yang tergabung dalam wadah Persaudaraan Wartawan Sritanjung (PWS) Banyuwangi.

Ketua Panitia Bhakti Sosial Hakim Said mengataka, kegiatan tersebut murni untuk menyehatkan warga di lingkungannya dan lebih mengutamakan menjaga agar warga ke depannya bisa menjaga sendiri kesehatannya. "Dengan giat ini kita harapkan masyarakat bisa berpikiran sehat dan positif," ungkap pria yang juga sebagai humas takmir masjid setempat ini.

Sementara di sela aksi sosial, Lurah Sobo Joko Saptono yang hadir dan ikut mendampingi dr. Didik Sulasmono menyempatkan untuk berdiskusi mendengarkan keluh kesah kesehatan dan melakukan tanya jawab terkait kesehatan warganya.

"Alhamdulillah dengan aksi sosial dari KDS dan PPNI ini sangat membantu warga Lingkungan Perum Sutri. Semoga dengan kegiatan ini nantinya warga bisa menjaga kesehatannya sendiri," kata Joko.

Pantauan media ini, selain pengobatan umum, banyak warga yang memanfaatkan bekam karena menurut mereka hasilnya langsung dirasakan. "Langsung enteng rasanya mas sehabis bekam, terimakasih Pak dokter Didik. Lain kali kalau ada bhaksos pengobatan lagi saya akan datang, " ungkap Ipda Nurmansyah, Kanitreskrim Polsek Kota Banyuwangi yang memanfaatkan layanan pengobatan bekam.

End of content

No more pages to load