Awas, Buah Yang Sering Kita Konsumsi Ternyata Mengandung Racun Mematikan, Berikut 10 Diantaranya

Ilustrasi buah belimbing (Foto : Youtube)
Ilustrasi buah belimbing (Foto : Youtube)

JATIMTIMES, MALANG – Buah-buahan memang menjadi salah satu poin penting untuk menjaga kesehatan. Berdasarkan anjuran dari beberapa ahli kesehatan, seseorang memang diharuskan untuk rutin mengkonsumsi buah guna menjaga kebugaran badan.

Hal itu dikarenakan buah memiliki kandungan banyak vitamin dan mineral yang sangat berguna bagi tubuh. Namun dari sekian banyak buah yang ada, beberapa di antaranya ternyata mengandung racun yang bisa menyebabkan kematian.

Merujuk pada chanel youtube Daftar Populer, berikut 10 buah yang sering dikonsumsi manusia namun mengandung racun.  Berikut daftarbuah-buahan itu yang berhasil dirangkum MalangTIMES.

1 . Ackee

Sebagian besar penduduk di Indonesia, sepertinya masih asing dengan buah yang bernama ackee. Tapi berbeda dengan penduduk yang tinggal di beberapa negara di Afrika Barat. Di sana, Ackee menjadi salah satu buah yang paling populer. Bahkan di negara Jamaika, buah yang satu ini menjadi daftar buah nasional.

Tapi siapa sangka, dibalik popularitasnya Ackee ternyata memiliki kandungan racun yang sangat mematikan. Biasanya Ackee tumbuh subur di dataran tinggi yang memiliki ketinggian sekitar 12 meter dari permukaan tanah. 

Di Afrika, buah beracun ini justru dijadikan salah satu santapan bagi masyarakat yang menghendaki diet. Namun, jangan sesekali mencoba mengkonsumsi Ackee dalam keadaan mentah. Alih-alih mengurangi berat badan, mengkonsumsi secara mentah justru dapat menyebabkan muntah-muntah, koma, dan pada ujungnya kematian. Hal ini dikarenakan Buah ackee yang belum matang mengandung zat hypoglycerin.

2 . Pala

Buah pala dikenal sebagai asupan makanan yang memberikan manfaat positif bagi penderita penyakit diabetes dan juga hepatitis. Di Indonesia, buah pala telah menjadi salah satu buah favorit sejak era perdagangan Romawi.

Siapa sangka buah yang memiliki banyak manfaat ini justru memiliki racun yang sangat berbahaya jika dikonsumsi manusia. Diketahui, buah pala mengandung zat adiktif yang disebut dengan istilah myristicine. Zat ini bisa mengakibatkan orang mengalami muntah-muntah, berkeringat, pusing, halusinasi, dan sakit kepala.

Dalam beberapa kasus, pernah ditemukan kejadian sekelompok remaja yang mengalami halusinasi karena memakan terlalu banyak buah pala. Berdasarkan penelitian, halusinasi yang diakibatkan oleh buah ini, merupakan halusinasi yang sangat menakutkan. Bahkan beberapa manusia yang mengkonsumsi Pala dalam jumlah besar, mengalami halusinasi parah layaknya seorang pecandu narkoba.

3 . Jathropa

Di India, sudah banyak ditemukan kasus mulai dari anak-anak hingga dewasa, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengkonsumsi buah jathropa. Saking bahayanya, buah jathropa mendapat juluan "Black Vomit Nut". Julukan tersebut diberikan karena efek buah jathropa yang bisa mengakibatkan muntah-muntah, mual, dan diare.

Dapat ditarik kesimpulan, buah jathropa merupakan buah yang dapat mengakibatkan seseorang menjadi sakit perut akut. Apabila tidak mendapatkan penangan dengan cepat, orang bisa mengalami diare yang parah dan berakibat kerusakan susunan saraf.

4 . Apricot

Meski dikenal sebagai buah beracun. Namun Tidak semua bagian dalam buah apricot memiliki racun. Yakni hanya di bagian inti atau biji buah aprikot saja yang memilliki kadar racun tinggi.

Biji buah aprikot yang tumbuh di wilayah Asia memiliki rasa yang sangat manis. Karena rasa manisnya tersebut, biji buah aprikot kadang bisa digunakan untuk menggantikan almond.

Minyak yang dikeluarkan dari biji buah aprikot bisa dimanfaatkan untuk minyak goreng. Namun sebagian dari biji buah aprikot terkadang bisa memiliki rasa pahit yang sangat kuat.

Biasanya biji aprikot diolah menjadi selai aprikot, Italian amretto cookies, dan bahan baku minuman keras. Jika mengkonsumsinya secara berlebihan bisa memunculkan efek seperti keracunan sianida. Yakni rasa mual, demam, alergi, sakit kepala, insomnia, haus, lemah, serta nyeri di bagian sendi dan otot.

5 . Belimbing

Buah yang biasanya memiliki lima sisi ini, memang memiliki rasa yang nikmat. Jika dalam kondisi sehat, mengkonsumsi belimbing dalam jumlah yang banyak tidak terlalu memberikan bahaya apapun.

Namun perlu diketahui, bagi penderita diabetes sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi buah belimbing. Meski memakan hanya dengan porsi sedikit, bagi penderita diabetes bisa berujung pada kematian.

Hal ini dikarenakan buah belimbing memiliki kandungan racun mematikan. Akibatnya juga bisa mempengaruhi seluruh sistem tubuh dan jaringan otak. Bagi orang yang memiliki ginjal sehat, racun tersebut bisa disaring keluar. Tapi orang yang memiliki masalah ginjal, racun di dalam buah belimbing tidak bisa disaring dengan sempurna.

Akibatnya para penderita diabetes dan kelainan ginjal yang mengkonsumsi belimbing bisa mengalami reaksi muntah, lemah, cegukan,masalah psikomotorik, dan masalah mental. 

6 . Ceri

Buah kecil berwarna merah ini memang dikenal sebagai buah yang memiliki citarasa yang nikmat. Cara mengkonsumnya juga bisa langsung dimakan atau diolah terlebih dahulu.

Meski demikian, jangan sekali-kali kalian mencoba untuk memakan bijinya. Sebab biji ceri memiliki kandungan racun yang berbahaya. Yakni zat hidrogen sianida.

Apabila masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan sejumlah masalah seperti sakit kepala, pusing, kebingungan, gelisah, dan muntah. Dalam dosis yang besar bisa mengakibatkan masalah lebih serius seperti kesulitan bernapas, naiknya tekanan darah dan jantung, serta gagal ginjal. Tidak tanggung-tanggung, resiko paling parah bisa mengakibatkan koma, kejang, dan berujung pada kematian.

7 . Kacang Mete

Salah satu bahan campuran yang biasanya terdapat dalam coklat ini, juga menjadi salah satu makanan yang bisa menyebabkan keracunan. Perlu diketahui, meski bentuknya lebih mirip biji dan bukan kacang. Kenyataannya kacang mete tumbuh di dalam kulit layaknya buah pada umumnya.

Bagi kalian yang membeli kacang mete, tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati. Sebab jika kacang mete yang dijual adalah kacang mete yang masih mentah. Maka dapat dipastikan kita akan mengalami keracunan.

Kacang mete mentah diketahui mengandung racun urushiol, racun yang sama pada tumbuhan poison ivy. Jika sampai urushiol ini masuk ke dalam tubuh, maka dapat mengakibatkan manusia mengalami efek yang sangat mematikan. Sejauh ini, kasus kasus keracunan kacang mete sangatlah rendah. Namun, tidak ada salahnya jika lebih waspada sebelum mengkonsumsi buah yang satu ini.

8 . Almond

Almond menjadi salah satu biji-bijian favorit orang banyak di dunia. Makanan yang memiliki rasa yang unik dan bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masak, menjadi salah satu faktor mengapa almond sangat digandrungi pecinta kuliner.

Di sisi lain, mayoritas almond memiliki rasa yang pahit. Tapi ada satu hal yang perlu dijadikan perhatian. Almond ternyata juga memiliki kandungan zat sianida yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebelum dikonsumsi, almond harus terlebih dahulu menjalani proses pembuangan racun sianida. Cara untuk menghilangkan racun sianida yang terkandung dalam almond adalah dengan cara dipanaskan dalam suhu tertentu. Atas dasar inilah, penjualan almond mentah adalah ilegal dan pelakunya dapat dikenakan hukuman.

9 . Tomat

Meski masih menjadi perdebatan, apakah tomat termasuk buah-buahan atau sayuran. Tapi di Amerika, tomat dianggap sebagai salah satu dari sayuran. Meski begitu, ada beberapa negara selain Amerika yang menganggap bahwa tomat termasuk dalam kategori buah-buahan.

Terlepas dari itu semua, sebelum mengkonsumsi buah tomat, sebaiknya terlebih dulu memotong daun dan batangnya. Karena dua bagian inilah yang mengandung racun berbahaya.

Sebagai informasi, dibagian daun dan batang tomat mengandung zat beracun yang disebut dengan glycoalkaloid. Jika sampai masuk ke dalam tubuh, zat ini bisa mengakibatkan rasa gugup berlebihan dan juga masalah pada pencernaan. 

10 . Apel

Menurut beberapa dokter, memakan satu buah apel per hari dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan. Saran itu memang benar, tapi jangan sesekali mencoba untuk memakan biji buah apel. Iya, larangan itu dikarenakan dalam biji apel justru mengandung racun mematikan yang tidak boleh sampai masuk ke dalam tubuh.

Biji apel memiliki kandungan racun yang sama dengan buah ceri yaitu cyanogenic glycosides. Untuk bisa merasakan racun dari biji apel, seseorang harus mengkonsumsinya dalam jumlah banyak. Terlalu banyak mengkonsumsi biji apel bisa mengakibatkan seseorang kehilangan nyawa.

 

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top