Ikut Perangi DBD, Peternak di Blitar Bagikan Ribuan Ikan Cupang

Warga dan anak-anak menerima ikan cupang yang dibagikan komunitas peternak ikan cupang.(Foto : Team BlitarTIMES)
Warga dan anak-anak menerima ikan cupang yang dibagikan komunitas peternak ikan cupang.(Foto : Team BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Komunitas peternak ikan cupang di Kota Blitar yang tergabung dalam Patria Cupang Club (PCC) membagi-bagikan ikan cupang kepada warga di depan Taman Pecut, Minggu (24/02/2019) pagi.

Belum sampai setengah jam ikan dibagi, pembagian ikan cupang yang dimulai pukul 06.00 WIB ini sudah kelar. Artinya, dalam waktu kurang dari tiga puluh menit, ikan cupang yang dibagikan PCC sudah habis dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Ada sekitar 1.000 ikan cupang yang disediakan PCC untuk warga. Ikan cupang dibagikan dalam kondisi diwadahi kantong plastik. Satu kantong plastik berisi satu ikan cupang. Bertepatan di hari Minggu pagi, warga yang tengah berkativitas olahraga di sekitar Alun-Alun dan Taman Pecut antusias menyerbu pembagian ikan cupang itu.

"Kami mengadakan ini merespons banyaknya kasus DBD di Kota Blitar. Jadi, juga membantu program Dinkes (Dinas Kesehatan). Maksud kami, ikan cupang itu nanti supaya memakan atau memusnahkan  jentik-jentik nyamuk untuk memutus mata rantai nyamuk demam berdarah," jelas ketua panitia PCC Muhari kepada awak media.

Muhari tidak menyangka acara yang ia inisiatori itu mampu menyedot perhatian warga yang sangat besar. Buktinya, seribu ikan cupang yang dibagikan sudah habis dalam waktu kurang dari setengah jam. Akibatnya, banyak sejumlah warga yang tidak kebagian ikan cupang.

Proses pembagian ikan juga sempat diwarnai aksi saling desak-desakan karena besarnya jumlah masyarakat yang hadir. Panitia juga sempat sedikit harus kewalahan saat membagikan ikan cupang. Namun, kendala kecil itu akhirnya bisa diatasi panitia.

"Banyak juga yang nggak kebagian saking banyaknya orang di sini yang dikasih ikan cupang. Ada banyak orang yang tanya ikannya apa masih ada. Ternyata sudah habis karena kami hanya menyediakan seribu ikan," tukasnya.

PCC dalam giat kali ini tidak sendiri bagi-bagi ikan cupang, melainkan dibantu perwakilan dari Dinkes Kota Blitar, Balai Perikanan Kota dan komunitas taekwondo Kota Blitar.

Sebagai informasi, untuk demam berdarah dengue (DBD) di Kota Blitar per akhir Januari 2019 lalu, telah ditemukan 24 kasus yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Blitar. Untuk menekan angka kasus DBD, Pemkot Blitar mengimbau masyarakat untuk giat laksanakan PSN (pemberantas sarang nyamuk) melalui 3 M. Yaitu, menguras air, mengubur barang bekas dan menutup saluran air.

Posisi ikan cupang untuk memusnahkan jentik-jentik nyamuk sendiri merupakan pendukung program PSN 3 M itu tadi. Dengan menempatkan ikan cupang di bak mandi atau di padasan air, diharapkan bisa memutus siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab virus DBD, yang disinyalir bisa lahir atau muncul dari saluran-saluran air tersebut.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top