Salah satu Spot swafoto ayunan di Kebat Dusun Ngukir, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Salah satu Spot swafoto ayunan di Kebat Dusun Ngukir, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)



Pemkot Batu bergerak cepat mempromosikan pariwisata di wilayahnya. Kali ini melalui Dinas Pariwisata dalam pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batu. 

“Sekarang kami masih dalam proses perekrutan anggota BPPD Kota Batu. Dan memang BPPD ini sangat penting dibentuk,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono.

Ia mengatakan memang di daerah lainnya sudah terbentuk cukup lama BPPD untuk kepentingan pariwisata di daerah masing-masing. Sedangkan Kota Batu masih dalam tahap perekrutan sehingga Dinas Pariwisata  melakukan proses dengan cepat.

Direncanakan selambat-lambatnya BPPD Kota Batu bisa terbentuk pada  Maret mendatang. Pasalnya, pemkot melihat pentingnya peran BPPD ini agar segera bergerak mempromosikan wisata di Kota Batu. “Mereka yang tergabung di BPPD ini dari masyarakat di 24 desa/kelurahan, pihak pelaku wisata, dan sebagainya,” kata Imam.

Fungsi  BPPD ini nanti sebagai koordinator promosi pariwisata. “Mempromosikan Kota Batu sebagai penghubung lembaga promosi,” ujar pria yang juga staf ahli Pemkot Batu ini, Selasa (26/2/2019).

Adanya BPPD nanti diharapkan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Kota Batu. Hal ini untuk menunjang target wisatawan tahun 2019,  yakni 5,6 juta orang.  "Lima juta wisatawan (dalam) satu tahun itu sudah luar biasa karena terus terang Kota Wisata Batu ini kecil,” tambahnya.

Di Kota Batu ada beragam tempat wisata. Mulai dari wisata alam Gua Pandawa dan Gua Pinus, wanawisata paralayang di Gunung Banyak, Coban Putri, Coban Rais, Coban Talun, Coban Lanang, Batu Flower Garden (BFG), Kampung Ekologi, dan sebagainya. 

End of content

No more pages to load