Pemerintah Kecamatan Junrejo Punya Startegi Jitu Kembangkan Perekonomian Masyarakatnya

Salah satu produk UMKM Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu produk UMKM Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Tahun 2019 ini bidang pariwisata, infrastruktur, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) jadi fokus pembangunan Kecamatan Junrejo.

Prioritas pembangunan itu tidak lain untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Di Kecamatan Junrejo itu memiliki Kelurahan Dadaprejo, Desa Mojorejo, Desa Pendem, Desa Tlekung, Torongrejo, Desa Beji, dan Desa Junrejo.

Di mana masing-masing desa/kelurahan tersebut memiliki potensi. 

Seperti di Desa Mojorejo dan Desa Junrejo merupakan UMKM tersebesar. 

Tahun ini akan dikembangkan standarisasi UMKM seperti kerajinan tangan hingga oleh-oleh. 

“Ya akan dikembangkan lagi standarisasinya,” kata Camat Junrejo Arif Ardiansana. 

Ia menambahkan sudah ada pembicaraan dengan Jawa Timur Park 3 untuk memberikan akses pintu masuk ke Dusun Rejoso Desa Junrejo, merupakan pusat UMKM di sana. 

“Dengan diberikannya akses jalan ke sana tentunya akan mempermudah UMKM yang di sana,” imbuhnya Kamis (28/2/2019).

Selain mengembangkan UMKM, rencana pada tahun ini pasar Desa Mojorejo yang sempat mangkrak itu akan dimanfaatkan untuk kembali untuk berjalannya tempat UMKM. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menambahkan akan ada banyak pariwisata yang akan dikembangkan disetiap desanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. 

Akan tetapi infrastruktur menjadi fokus utamanya seperti pembangunan jalan alternatif Desa Torongrejo.

“Jalan alternatif ini sangat penting. Terlebih lagi jalan alternatif sekarang malah mengalami kepadatan. Di sini peran desa bisa menggunakan Dana Desa untuk mengatasi hal tersebut,” ujar Punjul.

Menurutnya potensi Kecamatan Junrejo cukup banyak, terlebih pada produk UMKM-nya yang sudah melalang buana produknya.  

“Anyaman dikirim ke daerah lain. Lalu entong kayunya sudah jadi langganan Bali dan Jogjakarta. Nah seperti ini jika terus dikembangkan denga standarisasi yang bagus, tentunya akan semakin bagus,” ucapnya saat di di Balai Penelitian Jeruk dan Buah Sub Tropis (Balitjestro) Kota Batu. 

Ke depan jika memang dikembangkan melalui Dana Desa (DD) dan dikerjakan dengan maksimal tentunya akan berimbas pada perekonomian masyarakat. 

“Kalau antara desa dan camat ini sinkron, tentunya hal tersebut akan menyejahterakan masyarakat Kota Batu,” harap pria yang juga Ketua PMI Kota Batu ini.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top