Plt Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Supriyadi (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Plt Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Supriyadi (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)



Jelang pemilihan umum (Pemilu), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang segera petakan daerah rawan. 

Sederet skema khusus pun dilakukan untuk menanggulangi kemungkinan yang terjadi saat pemilihan April mendatang.

Plt Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Supriyadi menyampaikan, sejauh ini daerah rawan masih belum dipetakan secara pasti.

Namun yang paling menjadi perhatian adalah kawasan yang berdekatan dengan kampus.

Lantaran banyak mahasiswa yang besar kemungkinannya menggunakan hak pilihnya di beberapa TPS yang dekat dengan kampus.

"Ya nanti pasti ada skema khusus. Jika formulir tidak mencukupi, maka pemilih bisa gunakan TPS lain. Nanti setiap TPS di sekitar kampus formulir pindah pilih pasti banyak," paparnya pada wartawan belum lama ini.

Secepatnya, daerah rawan tersebut akan dipetakan dengan melibatkan berbagai unsur. 

Utamanya perangkat RT dan RW yang ada di setiap kelurahan dan kecamatan. 

Sehingga proses pemilihan dapat berlangsung tanpa ada kekurangan apapun.

"Yang paling penting jangan sampai nanti yang mau menggunakan hak pilihnya susah dan tak bisa menggunakannya," paparnya lagi.

Bukan hanya itu, daerah rawan lain menurutnya juga menjadi perhatian. 

Salah satunya kawasan yang rawan longsor agar ada pengamanan ekstra.

"Nanti termasuk daerah yang rawan longsor dan bencana pasti akan ada perlakuan khusus," pungkasnya. 

End of content

No more pages to load