Mengintip Perjalanan Pasar Krempyeng Suruji Lumajang (3)

Bukan Hanya Jalan, Jembatanpun Jadi Lapak Pedagang

Sisi lain Pasar Krempyeng Suruji Lumajang, ada seni tersendiri belanja disini (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Sisi lain Pasar Krempyeng Suruji Lumajang, ada seni tersendiri belanja disini (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Terlepas apakah pasar ini menganggu lalulintas atau tidak, namun faktanya Pasar Krempyeng Suruji adalah pasar tradisional jalanan yang cukup memberikan nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat sekitar khususnya para pedagang. Perputaran uang di Pasar Krempyeng Suruji tidak bisa dibilang kecil dalam setiap harinya.

“Setiap musim alpukat, saya selalu jualan disini. Karena memang banyak yang suka mencari disini untuk kebutuhan buah-buahan. Karena ini dijalan, orang yang tidak bertujuan ke pasarpun bisa beli sama saya,” kata salah seorang pedagang.

Inilah yang membuat pasar ini selalu ramai. Untuk bisa belanja tak harus masuk ke dalam pasar. Cukup turun dari motor, maka transaki ala ibu-ibu sudah bisa dilakukan di pasar ini.

Sementara dibagian dalam juga tersedia beberapa lapak yang tak terlihat dari luar. Dengan cara masuk gang kecil di sebelah musholla Baitus Salam, para pembeli akan bertemu dengan sejumlah lapak.

“Lapak ini yang asli dibangun dari awal berdirinya pasar ini pak. Tapi karena pasarnya makin ramai, sekarang yang jualan lebih banyak ada dijalan, bahkan dijembatan itu,” kata salah seorang pedagang di Pasar Krempyeng Suruji Lumajang.

Maka jika anda datang ke pasar ini, andak akan menemui sejumlah barang dagangan juga dipajang di tembok jembatan, bahkan sebagian diantarana sengaja menggelar barang dagangannya di badan jembatan, dikiri kanan jembatan itu. Karenanya untuk kendaraan roda empat yang seharusnya bisa berpapasan, kini harus gantian, karena dikanan kiri jembatan itu ada lapak pedagang.

Walau pasar ini hanya berlangsung selama enam jam saja dalam sehari, namun tepat di pasar ini juga ada sejumlah toko besar. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Bahkan sebuah toko perhiasan emas yang tidak terlalu besar, juga ada di pasar Krempyeng Suruji ini.

Pasar ini juga dibelah oleh Kali Temi yang ditengah sungainya ada sejumlah karamba ikan milik warga setempat. Kini jika anda memasuki jalan MKS Lumajang tak harus sampai ke jembatan untuk bisa berbalanja, disisi utara sudah bisa ditemui sejumlah pedagang yang menggelar barang dagangannya di badan jalan arah ke Grati tersebut.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top