Kreatif, Desa Sumbergondo Kota Batu Punya Alat Pembakar Sampah Canggih Hanya dengan Filter Udara

Fasilitas incenerator yang berada di Desa Sumbergono, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Fasilitas incenerator yang berada di Desa Sumbergono, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Desa/Kelurahan di Kota Batu punya cara tersendiri yang lebih kreatif untuk mengatasi masalah sampah dari warga sekitar sehingga mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Kali ini Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji punya inovasi, yakni dengan membuat incinerator dengan filter udara.

Incinerator adalah suatu alat pembakar sampah yang dioperasikan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu tertentu, sehingga sampah dapat terbakar habis. 

Incinerator dengan filter udara itu berfungsi untuk membakar sampah rumah tangga dari seluruh rumah yang berada di Desa Sumbergondo. 

Cara ini akan mengubah sampah menjadi abu, gas sisa hasil pembakaran, partikulat, dan panas.

Alat incinerator ini berfungsi secara otomatis apabila ada sampah. 

Alat yang berbentuk bangunan itu ada dua lubang ventilasi udara, masing-masing memiliki ukuran 75 x 75 centimeter. 

Fasilitas itu hadir pada tahun 2018 lalu. Fasilitas itu dihadirkan karena anggota (Kartar) desa prihatin dengan permasalahan sampah yang kian tak terbendung.

Anggota Kartar Desa Sumbergondo, Anditya Fitrawan mengatakan alat tersebut itu merupakan ide dari Kartas Desa Sumbergondo. 

Tujuannya mengurangi kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan.

“Dan mereka berinisiatif membuat alat yang bermanfaat ini. Melihat masih banyak masyarakat yang buah sampah sembarang,” imbuhnya.

Anditya menjelaskan cara kerja alat iu cukup mudah. Contohnya satu kepala keluarga (KK) memiliki sampah sekitar 3 karung berukuran besar.

“Nanti tinggal dibuang saja sampah itu ke dalam incinerator, secara otomatis di dalam alat itu akan memanas dan membakar dengan sendirinya,” ujar Anditya. 

Menurutnya, alat itu hadir untuk mendukung Pemkot Batu yang memiliki program memilah sampah sejak dari rumah. 

“Ya dengan alat ini membantu mendukung program tersebut. Sekiranya masyarakat juga mendapatkan ilmu tentang pengolahan sampah," tambahnya. 

“Anggaran yang dikeluarkan untun incenerator sekitar Rp 62 juta per unit diambilkan dari Dana Desa,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top