Kontestasi Kacong dan Jebbing Bondowoso, Disparpora Gunakan Museum Kereta Api, Ini Alasannya

Foto bersama seluruh Kontestan dengan Dewan Juri dan Panitia
Foto bersama seluruh Kontestan dengan Dewan Juri dan Panitia

JATIMTIMES, BONDOWOSO – Ada yang berbeda pada perhelatan Kacong dan Jebbing Bondowoso tahun ini. Bila pada event-event sebelumnya tempat terselengggaranya kontestasi Duta Wisata tersebut bertemakan indoor, maka pada tahun 2019 Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bondowoso menyediakan tempat terselenggaranya event bertemakan outdoor dengan Museum Kereta Api sebagai lokasi acara pada Rabu (13/03/2019) malam.

Menurut Harry Patriantono yang menjabat Kepala Disparpora Bondowoso, digunakannya Museum Kereta Api sebagai lokasi event, dalam rangka memproyeksikan tempat itu sebagai salah satu destinasi city tour Kabupaten Bondowoso.

“Oleh sebab itu, ajang kontestasi Kacong dan Jebbing bukan hanya dinilai dari performa modeling, kontes kecantikan dan skill di atas catwalk. Lebih daripada itu, kontestasi ini bertujuan untuk menjaring kontestan yang memiliki kompetensi public speaking dalam mempromosikan destinasi wisata dan penguasaan problematika serta konten-konten pariwisata di Bondowoso,” pungkasnya.

Pernyataan Kadisparpora ini pun sontak mendapatkan respon positif dari salah seorang juri - Murti Jasmani - Bidang Motivasi dan Potensi Diri. "Memilih Museum Kereta Api adalah langkah cerdas pemerintah untuk mengundang memori masa lalu sembari bernostalgia terhadap sejarah yang memiliki nilai edukasi tinggi bagi generasi muda milenial," tuturnya.

Namun ia juga memberikan masukan, hendaknya penyelenggara event ke depan memberikan porsi yang lebih besar pada  pengembangan potensi diri sebelum hal-hal lainnya, hal itu disebabkan karena persaingan global yang dihadapi generasi muda milenial saat ini adalah tentang pertukaran ide dan adu kompetensi antar wilayah bahkan negara.

Di tempat terpisah, Adi Sunaryadi selaku Kabid Pariwisata yang merangkap sebagai Ketua Panitia Duta Wisata Kacong Jebbing menerangkan bahwa malam tadi diambil 10 besar kontestan. "Selanjutnya, malam puncak pada tanggal 23 Maret 2019 akan ditentukan peserta terbaik Kacong Jebbing yang akan mewakili Bondowoso pada kontestasi Duta Wisata Raka-Riki Jawa Timur di kemudian hari," terangnya.

Berdasarkan pantauan BondowosoTIMES, jumlah peserta yang mengikuti ajang Kacong dan Jebbing kali ini berjumlah 54 orang setelah sebelumnya tereliminasi sejumlah 19 peserta dari total 73 peserta yang mendaftarkan diri, pasca diverivikasi berdasarkan kriteria usia, tinggi badan dan berat badan serta hasil ujian tes tulis dan wawancara oleh pihak penyelenggara event. Acara ini berlangsung hingga tengah malam dan berjalan kondusif, khidmat dan menghibur, dimulai pada pukul 20.30 WIB dan berakhir pukul 00.00 WIB dini hari.

Pewarta : Indra Setiawan
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Bondowoso TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top