Ilustrasi (Istimewa).

Ilustrasi (Istimewa).



Peristiwa penembakan terjadi di salah satu masjid di Selandia Baru, tepatnya Masjid An Nur Cristchurch terjadi pada Jumat, (15/3/2019) jelang dilaksanakannya Salat Jumat. 

Seorang pria yang mengenakan pakaian serba hitam dilaporkan memasuki area masjid sembari membawa senjata laras panjang dan membabi buta menembaki jamaah yang ada di dalam masjid.

Mirisnya, peristiwa penembakan tersebut dilakukan dan disiarkan secara langsung melalui Facebook. 

Hingga pada akhirnya aksi mengerikan itu terekam dan meluas begitu cepat di berbagai media sosial. 

Salah satunya seperti yang diunggah oleh akun pribadi milik Youtubers, Taqy Malik (@taqy_malik).

Dalam unggahan berupa tiga video itu, pria yang hafidz Al-Quran itu menuliskan peristiwa tersebut merupakan penembakan secara sadis terhadap muslim di Masjid An Nur Cristchurch.

"Ba'da Jumat tadi dapet info, Masjid An Nur Cristchurch ada penembakan sadis terhadap orang-orang muslim di dalam Masjid. Saya langsung telepon salah seorang ibu yang saya kenal, saya sempat menginap di rumah beliau waktu berkunjung ke NZ, yang posisi rumahnya pas di belakang masjid ini. Pas beliau angkat telepon, saya mendengar suara beliau gemetaran sambil bilang 'Taqy, do'ain ini ya di sini. Ibu takut, sekarang ibu ngumpet di kamar. Di luar suara tembakan dan helikopter. Di sini suasananya seperti perang'. Saya mendengar berita itu kaki saya lemes, bibir saja bergetar, saya bilang ke beliau 'Ibu gak perlu takut, ada Allah ngelindungi. Ibu banyak - banyak baca doa Hasbunallah wani'mal wakil, ni'mal maula wani'man nashir'. Kemudian suara beliau mulai sedikit tenang. Beliau bilang 'Taqy masih ingat masjid yang waktu itu Taqy imamin kan? Masjid An-Nur. Sekarang sudah bergeletakan puluhan mayat muslim di sana, darah di mana-mana. Umat muslim dibantai sama penembak yang tidak dikenal, dan penembak itu melakukan aksinya dengan Live di Facebook. Ya Allah lindungi saudara - saudara muslim kami di sana, mudah-mudahan yang meninggal Allah catat merwka sebagia syahid dan Allah beri kesabaran untuk keluarga mereka. Yang Mirisnya, Mereka hanya disebut sebagai Gunman, sedangkan teroris hanya berlaku untuk Islam?, tulis @taqy_malik.

Peristiwa mencekam itu pun tampak sangat jelas dari video live yang disebarkan oleh pelaku penembakan. 

Di mana senjata laras panjang itu membidik jamaah yang ada di setiap sudut masjid.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan jika ada enam warga negara Indonesia (WNI) yang saat kejadian ada di dalam Masjid An-Nur. 

Tiga di antaranya berhasil melarikan diri dan melakukan kontak dengan petugas. Namun tiga lagi masih dalam tahap pencarian.

Retno pun memastikan jika telah mengirimkan tim kedutaan besar ke Wellington untuk menuju Christchurch dan memastikan kondisi dari WNI yang berada di kota tersebut.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load