Ilustrasi ASN (Ist)

Ilustrasi ASN (Ist)



Kabar gembira kembali menghampiri aparatur sipil negara (ASN). Setelah adanya rencana kenaikan gaji dengan kisaran 5 persen, kini proses pencairannya di depan mata para ASN.

Hal ini dasarkan dengan peraturan pemerintah (PP) terkait kenaikan gaji PNS yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo serta ditindaklanjuti Menteri Keuangan Sri Mulyani di tataran teknisnya berupa lampiran dari kementerian dan lembaga terkait daftar pegawainya.

Tapi, Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan gaji ASN 5 persen akan mulai dicairkan  April datang dengan cara rapel dari Januari sampai April 2019. "Karena UU APBN untuk Januari-Desember, jadi meskipun pencairan (kenaikan gaji) pada bulan April, (pembayarannya) menyangkut Januari-April. Bulan berikutnya berjalan seperti biasa," kata mantan direktur lelaksana Bank Dunia ini seperti dilansir oleh media beberapa waktu lalu.

Tentunya kabar tersebut menerbitkan kegembiraan kepada para ASN. Tak terkecuali ASN di Kabupaten Malang yang menyambutnya dengan senang.
Airin M., salah satu ASN di Kabupaten Malang, menyatakan rasa gembiranya atas adanya informasi akan cairnya kenaikan gaji dari pemerintah pusat. "Alhamdulillah kalau memang akan dicairkan dan dirapel nanti. Saya tentunya gembira dengan informasi itu," ucapnya kepada MalangTIMES, Jumat (15/03/2019).

Kegembiraan Airin serta ASN Kabupaten Malang tersebut semakin lengkap dengan informasi tambahan dari pemerintah pusat. Yakni perapelan kenaikan gaji  juga akan diikuti dengan pencairan gaji ke-13 dan gaji ke-14 di bulan berikutnya menjelang Lebaran. "Gaji ke-13 dan ke-14 bulan berikutnya menjelang Lebaran," ujar Sri Mulyani yang membuat para ASN semakin komplet kegembiraannya.

Dalam kesempatan berbeda, selain para ASN yang bergembira, ada juga pihak pemerintah desa yang juga bisa bernapas lega. Pasalnya, Joko Widodo juga telah menandatangani PP Nomor 11 Tahun 2019 terkait gaji kepala desa dan perangkat desa.
Gaji mereka disetarakan dengan gaji ASN golongan IIA. Namun, aparat pemerintahan desa bisa merayakan seperti para ASN yang tinggal menghitung pekan menuju bulan April dan mendapatkan rapelan kenaikan gaji dari Januari-April datang.

"Masih harus menghitung kemampuan anggaran dana desa (ADD) serta petunjuk dari daerah. Kami tidak bisa memaksakan bisa naik seperti di tahun ini dengan banyaknya kegiatan yang sumbernya dari ADD," ucap salah satu kepala desa di wilayah Kepanjen yang tidak bersedia disebut namanya.

End of content

No more pages to load