Terganjal Tanda Tangan, Pencairan Dana Desa di Kota Batu Tak Kunjung Cair

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Sebanyak 19 desa di Kota Batu harus bersabar untuk menerima kucuran dana Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019. Bagaimana tidak, hingga saat ini anggaran DD dan ADD tahun 2019 masih belum dapat cair. Alasannya karena kekosongan jabatan di Inspektorat Kota Batu.

“Kekosongan kepala Inspektorat itu sudah terjadi sejak awal bulan Maret lalu. Sehingga kami secepatnya melakukan pengisian kekosongan yakni pejabat sementara agar DD dan ADD bisa cair,” kata Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Adanya kepala Inspektorat itu lanjut Punjul, karena salah satu persyaratan dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) adalah administrasi Surat Pertanggungjawaban harus direview oleh Inspektorat. Sehingga peran kepala Inspektorat itu sangat dibutuhkan.

Menurutnya sejauh ini kecamatan Bumiaji, desa-desanya sudah siap dalam hal administrasi. Hal ini ditunjukkan dari rekomendasi dari camat. Sedangkan untuk Kecamatan Batu dan Junrejo masih dalam proses. “Yang sudah menyampaikan dari Kecamatan Bumiaji dan rekomendasi camat. Dan ini baru Kecamatan Bumiaji saja, lainnya masih dalam proses,” imbuhnya.

Untuk pencairan terdapat tiga tahap. Dalam pencairan tahap pertama sebesar 20 persen, tahap kedua dan ketiga yakni sebesar 40 persen. Sedang untuk total jumlah DD 2019 untuk 19 Desa adalah Rp 26,5 miliar.

Sedang untuk rincian DD dan ADD di masing-masing desa itu antara lain, Kecamatan Bumiaji, untuk Desa Punten mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1 miliar dan ADD Rp 2,8. Desa Gunungsari mendapatkan DD sebesar Rp 1,7 miliar dan ADD Rp 3,7.

Desa Tulungrejo mendapatkan DD sebesar Rp 1,9 miliar dan ADD Rp 3,4 miliar. Desa Sumbergondo mendapatkan DD sebesar Rp 1,3 dan ADD sebesar Rp 2,7 miliar. Desa Pandanrejo memperoleh anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 2,9 miliar. Desa Bumiaji mendapatkan DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3 miliar.

Desa Giripurno memperoleh anggaran DD sebesar Rp 2,1 miliar dan ADD Rp 4,6 miliar. Desa Bulukerto mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Sumberbrantas memperoleh DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 3,1 miliar.

Untuk di Kecamatan Batu Desa Sumberejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Oro-oro ombo mendapatkan DD Rp 1,6 dan ADD Rp 3,5. Desa Sidomulyo mendapatkan DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 2,8 miliar. Desa Pesanggrahan mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 miliar dam ADD Rp 4,3 miliar.

Dan Kecamatan Junrejo, Desa Beji memperoleh DD sebesar Rp 1,1 miliar dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Junrejo memperoleh DD sebesar Rp 1,4 dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Tlekung memperoleh anggaran DD sebesar Rp 1,1 miliar dan ADD Rp 2,6 miliar. Desa Mojorejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1 miliar dan ADD Rp 2,4 miliar. Desa Pendem mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Torongrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 2,6 miliar.

 

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top