Anggota Bawaslu Kabupaten Jombang, Achmad Zani saat memberikan materi pengawasan partisipatif di hadapan peserta sosialisasi di Hotel Yusro. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Anggota Bawaslu Kabupaten Jombang, Achmad Zani saat memberikan materi pengawasan partisipatif di hadapan peserta sosialisasi di Hotel Yusro. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Kelompok millenial diharapkan bisa menjadi mitra pengawasan partisipatif dalam proses pesta demokrasi yang kurang dari sebulan ini akan memasuki tahapan pemungutan suara.

Kelompok yang terdiri dari anak-anak muda ini, dinilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sering bersentuhan langsung dengan berbagai macam teknokogi informasi.

Karena hal itu, Bawaslu Kabupaten Jombang dalam acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Millenial Yang Produktif di Hotel Yusro, Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Minggu (17/3) siang, berharap agar para kelompok generasi millenial bisa berpartisipasi dalam pengawasan pemilu 2019.

"Mereka cepat menerima informas, mereka juga cepat melakukan proses-proses eksplorasi. Nah kita berharap besar agar bisa bersinergi. Dalam hal penyampaian informasi sangat kita butuhkan untuk mencapai hasil pemilu yang berkualitas," ujar Anggota Bawaslu Jombang, Divisi Penindakan Pelanggaran, Achmad Zani saat diwawancarai.

Acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Millenial Yang Produktif ini diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Majelis Pers Nasional (MPN) Korwil Jombang.

Ada ratusan peserta dari mahasiswa dan sejumlah komunitas pemudan dan komunitas motor vespa yang ada di Jombang hadir sebagai peserta kegiatan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bdang Organisasi MPN, Eko Nugroho mengatakan, pentingnya peran serta pengawasan pasitipatif yang melibatkan seluruh element masyarakat dan generasi milenial dalam kontestasi demokrasi pemilu tahun 2019 tidak lain untuk mensukseskan pesta demokrasi itu sendiri.

"Peran millenial sangat dibutuhkan dalam pengawasan pemilu," ujarnya.

Eko juga berharap, nantinya para generasi milenial lebih peka dan paham terhadap perkembangan politik saat ini sebab pemerintahan itu berjalan berdasarkan asas politik. 

"Dalam acara ini MPN dan seluruh elemen masyarakat kususnya kaum milenial agar terlibat dalam pengawasn partisipatif sesuai  ketentuan-ketentuan yang berlaku " pungkas Eko.

Sementara, pada acara tersebut, juga turut dihadiri oleh Ketua Umum MPN, Umar Wirahadi dan jajaran pengurus MPN.(*)