Ratusan Balon Kades Sibuk Urus Syarat Pencalonan

Ilustrasi Pilkades serentak gelombang III tahun 2019 (Ist)
Ilustrasi Pilkades serentak gelombang III tahun 2019 (Ist)

JATIMTIMES, MALANG – Masyarakat Kabupaten Malang selain akan menghadapi Pemilu 2019, hari besok (17/04/2019), juga mulai disibukkan dengan persiapan perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 267 desa yang tersebar di berbagai kecamatan Kabupaten Malang.

Seperti diketahui, Pilkades serentak gelombang III, akan dilaksanakan akhir Juni 2019. Sampai saat ini, di seluruh desa yang mengikuti Pilkades, para bakal calon (balon) kades sedang mempersiapkan berbagai syarat untuk maju dalam kontestasi tersebut.

Salah satu syarat tersebut adalah surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang diterbitkan oleh pihak rumah sakit berplat merah bagi para balon kades. Tak heran, sejak tanggal 5 April 2019 lalu, para balon kades pun telah mulai melakukan pemenuhan syarat untuk mendapatkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani. 

"Sejak dibuka pendaftaran Pilkades beberapa pekan lalu, sudah ada ratusan pasien yang mendaftarkan untuk mendapatkan pelayanan tes kesehatan jasmani maupun rohani di RSUD setempat," kata Etik Nurhayati, Kasubag Humas dan Pemasaran RSUD Kanjuruhan Kepanjen, kepada media saat menjelaskan antusias balon kades dalam Pilkades.

Antusias balon kades itu, diluar kemampuan pihak RSUD sebagai pihak yang ditunjuk untuk melakukan tes kesehatan jasmani dan rohani. Pasalnya, masih menurut Etik, batas kemampuan pihak RSUD, dalam satu hari hanya mampu melayani 10 orang saja. 

"Batas kemampuan kita sementara seperti itu. Tapi sampai saat ini kita sudah menerbitkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani balon kades sudah ratusan," ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui sampai kapan tes tersebut berakhir bagi balon kades. "Kami tidak tahu terkait itu. Ranahnya di Pemkab Malang sampai kapan tes kesehatan jasmani dan rohani berakhir. Jadi kita terus melayani balon kades sampai saat ini sesuai kemampuan," imbuh Etik.

Selain syarat surat keterangan sehat jasmani dan rohani, balon kades juga wajib memenuhi beberapa syarat lainnya. Misalnya surat keterangan tidak pernah tersangkut masalah hukum dari kantor Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen.

Dimana, hampir sama dengan yang terjadi di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, pihak PN Kepanjen pun harus ekstra bekerja keras melayani permintaan ratusan balon kades. Dari data PN Kepanjen, sudah sekitar 567 surat keterangan tidak pernah tersangkut masalah hukum yang diterbitkan.

"Itu data dari tanggal 5 sampai 11 April 2019. Yang pasti setiap hari kita menerbitkan ratusan surat itu dari pukul 08.00-15.00 WIB," ujar Sakur Kabag Hukum PN Kepanjen.

Pilkades serentak gelombang III tahun 2019 yang melibatkan 267 desa didampingi anggaran daerah (APBD) Kabupaten Malang sebesar Rp 13,4 miliar. Selain juga sisi pengamanan dari petugas kepolisian telah fix untuk mengawal demokrasi tingkat desa ini.

Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi Riyono, di kesempatan berbeda menyampaikan, untuk Pilkades serentak di akhir bulan Juni 2019 pihaknya telah siap untuk mengawalnya.

"Sudah beberapa kali Polres Malang ikut serta dalam rapat persiapan itu. Kita nantinya akan menerjunkan personel sebanyak 2,510 dalam pengamanan Pilkades. Sementara ini kita fokus ke Pemilu 2019 untuk besok hari," ujar Sunardi.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top