Sekertaris Komisi III DPRD Trenggalek M. Hadi (Foto : Ganez Radisa)

Sekertaris Komisi III DPRD Trenggalek M. Hadi (Foto : Ganez Radisa)



Pemenang lelang pelaksanaan kegiatan di Trenggalek masih minim, Komisi III DPRD Trenggalek semprot OPD pelaksana lelang. 

Hal tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan evaluasi pelaksanaan lelang umum pekerjaan konstruksi. Komisi III geram karena dari 158 jumlah lelang pekerjaan ternyata masih ada 7 pemenang lelang, bahkan dikhawatirkan akan ada banyak pekerjaan yang gagal atau re-tender.

Sekretaris Komisi III DPRD Trenggalek M. Hadi mengatakan, rapat kali ini menindaklanjuti hasil evaluasi khusus terkait pelaksanaan proses tender atau lelang yang ada di Trenggalek. Karena jika dilihat hingga saat ini untuk hasil pemenang lelang masih sedikit sekali. 

Sehingga dari situ komisi III ingin membedah ada permasalahan apa hingga terjadi seperti itu, dan ternyata dari rapat evaluasi kali ini ada beberapa hal masalah yang bisa ditemukan.

"Jadi pekerjaan yang gagal sehingga mengakibatkan re-tender masih banyak sekali, coba bayangkan dari jumlah 158 pekerjaan, yang masuk di ULP ada 138. Sehingga masih ada 30 paket masih di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan belum selesai," ungkap Hadi, Rabu (19/6/2019).

Sedangkan dari 138 yang masuk disampaikan Hadi, yang tayang itu baru 45, sedangkan yang selesai dan ada pemenang lelang hanya ada 7. Maka jika dilihat dari situ hanya sekitar 3 persen yang sudah ada pemenangnya.

"Untuk hasil evaluasinya memang ada beberapa permasalahan, pada dinas sendiri permasalahannya masih tentang regulasi baru perpres 17 tahun 2019 tentang pelayanan jasa dan konstruksi," terangnya.

Hadi menambahkan, jadi alasan yang disampaikan OPD ada penyesuaian persyaratan pada regulasi, namun jika kita rasa juga tidak akan selambat ini. 

Sedangkan ULP sendiri hanya berprioritas pada DAK, tapi sebenarnya semua juga penting. Maka tidak seharusnya hanya sebatas DAK yang diprioritaskan, karena semua anggaran yang masuk juga harus bisa dilaksanakan secara maksimal.


End of content

No more pages to load