Petugas saat melakukan olah TKP dilokasi pencurian kayu (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Petugas saat melakukan olah TKP dilokasi pencurian kayu (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


Kasus pencurian kayu kembali terjadi di Kabupaten Malang. Kali ini giliran Sutikno warga Kelurahan Blimbing, Kota Malang yang diringkus polisi sesaat setelah mencuri kayu, pada akhir pekan lalu. 

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pria 32 tahun itu kedapatan menebang beberapa kayu yang ada di kawasan hutan petak 8D RPH Sengguruh, BKPH Sengguruh yang berlokasi di Dusun Bekur, Desa/Kecamatan Pagak, Sabtu (20/7/2019) malam. ”Tersangka kami amankan sesaat setelah menebang pohon menggunakan gergaji tangan,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Senin (22/7/2019).

Selain mengamankan tersangka, lanjut Ainun, polisi juga menyita berbagai barang bukti hasil curian. Di antaranya satu batang kayu jenis sonokeling dengan panjang 6 meter, dua buah gergaji tangan, dan sebuah gledekan pengankut kayu hasil curian. ”Akibat kasus pencurian ini, kerugian yang dialami pihak perhutani ditafsir mencapai Rp 7,5 juta,” sambung Ainun.

Terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan petugas perhutani, lantaran kayu di kawasan hutan petak 8D RPH Sengguruh, BKPH Sengguruh marak terjadi penebangan liar.  

Berawal dari sinilah, petugas gabungan dari perhutani dan Unit Reskrim Polsek Pagak bergegas melakukan penelusuran. Ketika melakukan pengawasan di lokasi kejadian, petugas gabungan menemukan tersangka sedang mengangkut pohon sonokeling yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian, menggunakan gledekan. 

Tanpa menunggu lama, petugas langsung meringkusnya. Ketika dimintai surat perizinan penebangan kayu, pelaku mengaku tidak memiliki izin dan tak bisa mengelak saat digelandang petugas ke Mapolsek Pagak. 

”Kasusnya masih dalam tahap penyidikan, atas perbuatannya tersangka disangkakan dengan pasal 12C Undang-undang nomor 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan,” tutup perwira polisi dengan tiga balok dibahu ini.


End of content

No more pages to load