Wakapolres Banyuwangi Kompol Andi Yudha menunjukkan pisau yang disita dari tersangka pencuri kambing.
Wakapolres Banyuwangi Kompol Andi Yudha menunjukkan pisau yang disita dari tersangka pencuri kambing.

Dua orang pelaku pencurian hewan dibekuk tim Resmob Polres Banyuwangi. Mereka Muhammad Iswahyudi alias Yudi (24), warga Kelurahan Dangin Puri Kelod, Denpasar, Bali, dan Samsul alias Mekan (25), warga Dusun Kopencungking, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Korbannya adalah Nasehan, (63), warga Lingkungan Rowo, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.

Aksi pencurian kambing milik Nasehan ini sudah direncanakan dengan matang oleh para tersangka. Sebelum beraksi, Yudi, Samsul dan dua tersangka yang masih buron, yakni ES dan M, berkumpul di rumah ES untuk menyiapkan skenario pencurian. “TKP di kandang yang ada 6 kambing di dalamnya sudah diincar oleh para tersangka,” kata Wakapolres Banyuwangi Kompol Andi Yudha, Selasa (30/7/19).

Usai mematangkan rencana pencurian, selanjutnya, Samsul mengambil mobil yang di sudah disewa di daerah Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Kemudian mereka menuju ke lokasi kandang kambing yang sudah diincar. Setiba di lokasi, Samsul menunggu di pinggir jalan. Sementara Yudi, ES dan M manuju kandang untuk melakukan aksi pencurian.

Para pelaku memotong tali pengikat kambing dengan pisau yang sudah disiapkan. Selanjutnya kambing dituntun menuju mobil yang sudah bersiap di jalan. 

Mobil tersebut, kata Andi Yudha, sudah dimodifikasi dengan membuka joknya agar muat untuk membawa kambing. Ketiga pelaku masing-masing membawa dua ekor kambing sehingga totalnya ada 6 ekor kambing.

Setelah berhasil melakukan aksinya, para tersangka langsung menuju ke arah utara untuk menjual 6 ekor kambing yang berhasil mereka gasak. Tiba di wilayah Sukowidi, tersangka Yudi diturunkan. Sementara tersangka lainnya meneruskan perjalanan untuk menjual kambing-kambing hasil curian. “Tersangka yang lainnya ke Pasar Situbondo untuk menjual kambing-kambing ini,” jelasnya.

Hasil penjualan kambing curian itu digunakan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu pelaku sempat membeli sandal dari hasil penjualan itu. Kini sandal tersebut disita sebagai barang bukti dalam kasus ini. Selain itu, mobil dan pisau yang digunakan saat beraksi juga turut diamankan sebagai barang bukti.

Korban baru menyadari kambingnya raib pada keesokan harinya. Dia pun segera melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian. Atas dasar laporan inilah, polisi langsung melakukan penyelidikan sampai akhirnya berhasil menangkap 2 orang pelaku. “ES dan M kami masukkan sebagai DPO (buron),” ujar wakapolres.

Untuk kepentingan penyidikan, polisi kini mengamankan kedua tersangka di rumah tahanan Polres Banyuwangi. Mereka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 1e, 4e KUHP tentang Pencurian Hewan. Jika terbukti bersalah, mereka terancam hukuman hingga 7 tahun penjara.