Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Mukhtar Hazawawi. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Mukhtar Hazawawi. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kota Malang. 

Satu jamaah atas nama Muhammad Jadjid meninggal di Tanah Suci pada tanggal 10 Agustus 2019.

Jamaah yang berangkat dari kloter 15 itu diketahui berasal dari Tumpang. 

Kabar duka tersebut menambah daftar panjang jamaah haji dari Kota Malang yang meninggal di Tanah Suci.

Hal ini dinyatakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Mukhtar Hazawawi saat ditemui usai acara pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 di Gedung Bundar Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (14/8/2019).

"Jamaah haji relatif bagus. Sampai hari ini aman. Cuman kemarin memang ada yang meninggal 1. Meninggal pada waktu di Arafah," ujarnya.

Dikatakan Mukhtar, Almarhum Jadjid meninggal karena cardhiogenic shock (gagal jantung) pada saat salat duhur.

"Meninggal pas serangan jantung pada saat salat," ucapnya.

Jenazahpun dimakamkan di sana.

Sementara itu, jamaah haji akan datang pada tanggal 22 Agustus apabila tidak ada perubahan. 

Menurut Mukhtar, tim panitia sudah disiapkan untuk menyambut kedatangan jamaah. 

Kepada para jamaah, Mukhtar mengimbau agar tetap tenang.

"Tetap tenang, syukuri, karena jamaah ini sudah dibilang 90 persen selesai. Tinggal kepulangannya, jaga kesehatan, yang di rumah mendoakan. Dan kenyamanaan. Kalau pulang itu karena capek dan seterusnya tolong penjemputnya juga mengantisipasi," pesannya.