Pemeriksaan kesehatan, screening dan tes urine siswa SMK Muhammadiyah VI Rogojampi

Pemeriksaan kesehatan, screening dan tes urine siswa SMK Muhammadiyah VI Rogojampi


Pewarta

Hakim Said

Editor

A Yahya


Sebagai bentuk antisipasi  keselamatan anak  bangsa, siswa SMK Muhammadiyah VI Rogojampi, menggelar lanjutan screening dan tes urine, Rabu (2/10/19). Dalam hal ini, pelaksana tekhnisnya adalah Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono (KDS) Gitik Rogojampi dan  Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan  Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) serta Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPC Banyuwangi.

Pemeriksaan kesehatan anti narkoba yang dilakukan aula SMK Muhammadiyah VI tersebut sebagai tindaklanjut sisa siswa kelas XI yang berjumlah. Karena sehari sebelumnya, Selasa (1/10/19) sebanyak 320 siswa lainnya sudah menjalani screening dan tes urine.

Mohammad Hikhsan selaku ketua LRPPN-BI Banyuwangi menjelaskan, dari 1500 siswa SMK Muhammadiyah VI Rogojampi, untuk tahap pertama yang dilakukan pemeriksaan baru kelas XI. "Pemeriksaan hari sebagai kelanjutan giat kemarin Selasa. Untuk hari ini, sisanya ada 130 siswa. Karena kemarin sebanyak 320 siswa sudah usai kita tes urine. Untuk siswa kelas X  dan kelas XII menyusul," bebernya.

Hasil pemeriksaan total kelas XI siswa SMK Muhammadiyah VI, lanjut Ikhsan, panggilan akrab ketua LRPPN-BI Banyuwangi ini, dinyatakan negatif semua. "Alhamdulillah, dua hari peneriksaan yang kita laksanakan, berjalan dengan lancar dan tertib. Hasilnya, 100 persen negatif," pungkasnya.

Sebelumnya, untuk menuju sekolah Bersih dari narkoba (Bersinar), 1500 Siswa SMK Muhammadiyah 6  Rogojampi di Kabupaten Banyuwangi, terhitung mulai kelas X, XI dan kelas  XII, Selasa (1/10/19), mengikuti pemeriksaan  kesehatan.

Sebagai pelaksana, secara tripartit antara Klinik Pratama dr Didik Sulasmono (KDS) Gitik Rogojampi yang dipimpin Diah Fitrianingsih AMd, Keb dan Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) DPD Banyuwangi, yang dipimpin Mohammad Hikhsan, bersama Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPC Banyuwangi, melalui Divisi Kesehatan yang diketuai dr. Didik Sulasmono.


End of content

No more pages to load