Inilah aksi Mahrus Ali, seniman tari topeng Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Inilah aksi Mahrus Ali, seniman tari topeng Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)



Melakukan aksi penolakan terhadap RUU KPK dan KUHP memang tidak harus dengan melibatkan banyak orang. Ini yang dilakukan oleh Ali Mahrus pegiat seni Tari Topeng Asal Lumajang, yang pada hari ini Kamis (10/10) menggelar aksinya seorang diri.

Dengan membawa satu topeng sebagai sarana tari teatrikalnya, Ali Mahrus membawa selembar kertas bertuliskan Menolak KPK Lemah.

Sebelum menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Lumajang, Ali Mahrus seorang diri membawakan tari teatrikalnya sembari menyampaikan kidung berbahasa Jawa yang berisikan pesan-pesan positif.

Ali Mahrus melakukan aksinya soerang diri di sejumlah titik di Lumajang dan berakhir di kantor DPRD LUmajang.

"Aksi ini sebenarnya sudah lama saya rencanakan, namun baru pada hari ini bisa saya laksanakan. Ini adalah bentuk keresahan saya pribadi terhadap beberapa kejadian terakhir yakni tentang RUU KPK dan KUHP yang selama ini ramai di media sosial," kata Mahrus Ali.

Usai melakukan aksi teatrikalnya, Mahrus Ali menyampaikan selembar kertas yang bertuliskan Menolak KPK Lemah kepada Wakil Ketua DPRD Lumajang H. Ahmat ST dari PPP.

Usai menerima aspirasi dari Mahrus Ali, H. Akhmat ST mengatakan bahwa  sesuai dengan harapan masyarakat, pihaknya akan menyampaikan aspirasi ini melalui saluran yang resmi yakni DPR RI.

"Kita akan sampaikan, inilah yang terjadi di masyarakat. Kita bisa bersurat, bisa melakui jalur informal yang penting aspirasi ini kita sampaikan agar didengar di pusat," kata H. Akhmat. 


End of content

No more pages to load