Ilustrasi
Ilustrasi

Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diprediksi bakal digelar bulan November 2019 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasyiadi mengatakan, meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis), pihaknya meyakini pelaksanaan tes tetap akan dilaksanakan pada bulan November.

"Kami masih menunggu juknis pelaksanaan rekrutmen CPNS dari Pemerintah Pusat. Namun, jika tidak ada halangan, Insya Allah pelaksanaan tes bulan November," ungkapnya.

Tahun ini kata dia, Sumenep dapat kuota sebanyak 310 CPNS dari berbagai formasi. Kepastian itu diketahui setelah adanya surat dari Kementerian PAN RB.

Perincian nya, untuk tenaga teknis sebanyak 67 orang, tenaga pendidikan 103 orang, tenaga kesehatan 95 orang, tenaga teknis pertanian 40 orang. Jumlah tersebut berkurang dari pengajuan awal yang mencapai sekitar 350 orang. 

Namun pihaknya memastikan semua formasi terisi semua. Mengingat jumlah abdi negara, terutama tenaga pendidik belum ideal. "Saat ini kami masih melakukan persiapan, mulai dari pelaksanaan tes dan yang lain," jelasnya. 

Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga itu meminta masyarakat tidak terpengaruh apabila ada oknum yang mengaku bisa meloloskan menjadi PNS, apalagi harus bayar. Itu bisa dipastikan penipuan. 

Sebab lanjut Edy, rekrutmen dilakukan oleh Pemerintah Pusat langsung, Pemerintah Daerah (Pemda) hanya sebagai pelaksanaan seleksi sesuai aturan yang telah ditetapkan. Apalagi, tes nantinya akan dilakukan secara terbuka salah satunya dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Semua peserta bisa langsung mengetahui hasil tes dengan cepat dan akurat. 

"Masyarakat jangan terpengaruh kepada seseorang, termasuk juga jika ada oknum ASN dengan iming-iming bisa meloloskan jadi PNS," tegasnya.