Petugas gabungan beserta warga saat berupaya mengevakuasi reruntuhan bangunan dan pepohonan setelah musibah angin kencang terjadi (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Petugas gabungan beserta warga saat berupaya mengevakuasi reruntuhan bangunan dan pepohonan setelah musibah angin kencang terjadi (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

Musibah angin kencang kembali terjadi di Kabupaten Malang. Kali ini giliran dua kecamatan yang diamuk hembusan angin kencang, yakni Kecamatan Singosari dan Jabung, Senin (2/11/2019).

”Akibat bencana hujan deras yang disertai angin kencang, menyebabkan sekitar 60 rumah warga rusak hingga pohon dan tiang listrik roboh,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum musibah terjadi, di beberapa wilayah di Kabupaten Malang terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Tidak berselang lama kemudian, tepatnya sekitar pukul 15.00 WIB, pohon serta tiang listrik yang ada di kawasan rumah penduduk roboh.

Reruntuhan pohon dan tiang listrik tersebut, menimpa kediaman Rendik Fidianto, 32, warga Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. ”Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja,” terang Tomo.

Mengetahui adanya musibah, beberapa petugas gabungan dari Polri, TNI, PMI, Tagana, perangkat Muspika, dan beberapa relawan, serta warga setempat bahu-membahu mengevakuasi reruntuhan tiang listrik dan pohon yang sempat menutup akses jalan utama disekitar lokasi kejadian.

”Tim masih di lokasi untuk melakukan assesment dan pendataan, kabar selanjutnya terkait jumlah kerugian menyusul,” sambung Tomo.

Disaat yang nyaris bersamaan, hujan lebat yang disertai angin kencang juga terjadi di Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Total ada 41 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terdampak bencana.

”Kerusakannya bervariasi, mulai dari kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Ada yang hanya bagian atap berterbangan, ada juga yang sebagian bangunan rumahnya sampai roboh,” jelas Tomo kepada MalangTIMES.com.


 

Dijelaskan, ada 12 rumah milik warga yang mengalami kerusakan berat, 6 rusak sedang, dan 41 rumah mengalami kerusakan ringgan. ”Berdasarkan informasi hingga saat ini, tidak ada korban jiwa atas musibah yang terjadi di Kecamatan Jabung tersebut,” tutup Tomo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/11/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.