Ilustrasi penangkapan pelaku pembobolan (prokal.co)
Ilustrasi penangkapan pelaku pembobolan (prokal.co)

Andi Setya Irawan (30), warga Jalan Klayatan, Sukun, Kota Malang, saat ini meringkuk di sel tahanan Polresta Malang Kota. 

Andi ditangkap setelah aksinya membobol rumah dikawasan Sukun, Kota Malang (26/11/2019).

Aksinya masuk ke rumah kosong milik dari Sri Mindaryati dikawasan Perum De Cluster, Sukun, Kota Malang yang terekam CCTV. 

Saat itu Andi tidak menyadari jika aksinya terekam jelas CCTV. 

Ia dengan percaya dirinya mondar-mandir di dalam rumah guna mencari barang-barang berharga.

Barang elektronik seperti laptop maupun ponsel serta barang lainnya dibawa kabur pelaku.

Sementara, korban baru menyadari setelah keesokan harinya pulang ke rumah. 

Korban begitu terkejut melihat kondisi rumah terbuka. 

Dari situ ia kemudian melakukan pengecekan dan benar saja rumahnya di masuki maling.

Setelah dicek, ternyata benar, jika seorang maling telah menyasar rumah korban. 

Dari situ, korban lantas segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.
Guna

Sementara, petugas yang mendapat laporan, lantas segera menindak lanjuti kasus tersebut.

Bermodal rekaman CCTV yang merekam jelas aksi dan wajah pelaku, polisi akhirnya dengan gampang menangkap pelaku.

Saat ditangkap, petugas hanya menemukan barang bukti laptop dan ponsel yang belum sempat terjual di rumah pelaku. 

Dugaan pelaku sendiri sudah seringkali beraksi membobol rumah kosong. 

Hinga saat ini (18/12/2019), petugas masih terus melakukan pendalaman.

“Sampai saat ini, kami masih lakukan pengembangan terhadap pelaku," terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Yunar Hotma Sirait. 

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku harus mendekam dalam penjara selama tujuh tahun sesuai dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan.