Ketua DPC PKB Kota Blitar, Yasin Hermanto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Ketua DPC PKB Kota Blitar, Yasin Hermanto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Dengan mendaftarnya Henry Pradipta Anwar menambah daftar panjang Bacawali yang berpeluang maju di Pilkada Kota Blitar 2020 melalui PKB.  

Setidaknya ada delapan orang yang mengambil formulir di DPC PKB Kota Blitar dan mengembalikannya diwaktu yang hampir bersamaan yakni pada dua hari akhir masa pendaftaran pada 13-14 Januari 2020.

"Yang mengambil formulir ada delapan orang. Mereka di antaranya Galih Saksana, seorang konsultan BUMN, Cucuk Sunarya, Henry Pradipta Anwar, tokoh NU Kota Blitar Mukhtar Lubi atau Gus Lubi, Toni seorang pengusaha dan Thofan Herinoto, seorang anggota polisi aktif. Kemudian dari kader ada Pak Totok Sugiarto," terang Ketua DPC PKB Kota Blitat Yasin Hermanto. 

Hingga berita ini diturunkan sebagian besar dari mereka sudah mengembalikan berkas formulir pendaftaran.

Sejauh ini PKB jadi partai paling laris jika dibandingkan dengan partai lain yang membuka pendaftaran Bacawali. 

Selain PKB, partai lain yang juga membuka pendaftaran adalah PPP. 

Sampai saat ini ada empat Bacawali yang mendaftar melalui partai berlambang Ka'bah tersebut. 

Mereka di antaranya Nuhan Eko Wahyudi, Heru Sunaryanta, Tjujuk Sunarya dan Henry Pradipta Anwar. 

"Mudah-mudahan kami bisa mengusung sendiri karena PKB jadi partai paling laris. Calon yang daftar melalui PKB ada yang daftar jadi AG 1 adapula yang bersedia jadi AG 2," terangnya.

Untuk diketahui PKB menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak setelah PDIP di DPRD Kota Blitar. PKB mengantongi empat kursi. 

PKB hanya butuh tambahan satu kursi dari partai koalisi untuk mengusung calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar.(*)