Jumadi tewas dengan luka dibagian leher (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Jumadi tewas dengan luka dibagian leher (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Karena melibat orang tuanya hendak dianiaya dengan menggunakan senjata tajam, Jainul (33) warga Dusun Gentengan desa Condro Pasirian Lumajang mengambil pedang dan menebas leher Jumadi (40) hingga tewas diteras rumahnya.

Kejadian ini bermula ketika Jumadi meminta dibelikan sepeda motor kepada Adi yang tak lain adalah kakaknya sendiri. Ketika itu Adi memberikan penjelasan bahwa dirinya tidak punya uang.

Mendengar jawaban kakaknya, Jumadi marah besar dan terjadi cekcok dengan kakaknya tersebut. Namun beruntung pertengkaran Jumadi dan Adi berhasil dilerai oleh tetangganya.

Usai dilerai tetangganya, Adi mengira Jumadi sudah tak marah lagi. Namun rupanya amarah Jumadi belum juga reda mengambil celurit kedalam rumahnya hendak membunuh Adi. 

Jumadi mendatangi Adi dengan membawa sebilah celuit. Adipun lari hingga terjatuh. Saat itulah nyaris saja, Jumadi berhasil menghabisi Adi dengan celurit yang dibawanya.

Karena Adi terjatuh dan dalam posisi terancam hendak dibunuh, Jainul anak dari Adi yang melihat kejadian tersebut, mengambil pedang didalam rumahnya dan mengayunkan bacokannya persis mengenai bagian leher Jumadi. Jumadipun ambruk bersimbah darah, tak bisa bangkit lagi dan tewas seketika ditempat kejadian.

Mengetahui Jumadi sudah tak bergerak lagi, Jainul langsung menyerahkan diri ke Polsek Pasirian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Korban mengalami luka cukup besar di bawah leher sebelah kanan. Darah terus mengalir, hingga kemudian Jumadi meninggal ditempat kejadian," kata petugas Polsek Pasirian di tempat kejadian, hari ini Rabu (22/1).

Polisi mengamankan satu bilah pedang yang dipakai Jainul untuk menghabisi Jumadi, dan satu celurit yang dibawah Jumadi yang semula berniat membacok Adi.