Pelaku Budi Yuwono dan Korban Aminah / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Pelaku Budi Yuwono dan Korban Aminah / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Tak tahan diomeli istri, seorang suami yang bernama Setiyadi Budi Yuwono (50) warga Dusun Cabe RT 002/04 Desa Bendo Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung
nekat melakukan kekerasan dalam rumah tangga. 

Korban yang merupakan istri Budi yang bernama Aminah (46) harus lari ke Polsek saat suaminya sedang Kalap dan mengamuk dan melakukan penganiayaan pada dirinya.

"Benar kami sedang menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berupa tindakan penganiayaan dengan cara memukul dengan piring serta sapu dan bekas griel depan mobil hingga mengalami luka pada korban," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kapolsek Gondang AKP Siswanto, Jumat (24/01) siang.

Tempat kejadian perkara (TKP) tersebut berada di rumah korban. Awal mula kejadian sekitar jam 10.30 WIB,  Budi yang sedang makan  dengan duduk di lantai mendengar istrinya  ngomel-ngomel terus tanpa diketahui apa sebabnya.

"Bahkan, seketika korban melemparkan piring yang dipegang oleh terlapor ke mukanya sehingga terlapor marah dan langsung piring itu diambil kembali dan dipukulkan ke wajah korban," jelas Siswanto.

Tidak berhenti sampai disitu, Budi yang tak lagi dapat mengendalikan emosi langsung memukuli korban dengan sapu dan bekas griel depan mobil Corona.

"Korban ini melarikan diri ke Polsek Gondang untuk melaporkan kejadian yang dialami," ungkap Siswanto.

Petugas bergerak cepat dan langsung mengamankan Budi serta mengambil barang bukti berupa pecahan piring, potongan pegangan sapu dan griel bekas.

"Keterangan yg didapat dari saksi termasuk anaknya, permasalah bapak dan ibunya karena diketahui terlapor ini punya simpanan. Suami istri ini memang sering terjadi cek-cok dikarenakan pelapor cemburu terhadap terlapor yang merupakan suaminya," terang Siswanto.