Konferensi Pers yang dilakukan di kantor DPC PKB Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Konferensi Pers yang dilakukan di kantor DPC PKB Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Karena merasa dirugikan oleh pemberitaan Harian MT, DPC PKB Lumajang melakukan somasi terhadap pengelola media itu, dan memberi waktu 3 hari untuk membuat pernyataan permintaan maaf.

Jika dalam waktu 3 hari media tersebut tidak melakukan permintaan maaf, maka DPC PKB Lumajang akan melanjutkan kasus ini dengan melapor kepada kepolisian.

Dalam jumpa  pers yang berlangsung pada hari ini, Jumat (24/1), Ketua DPC PKB Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin (HAAS) mengatakan, somasi ini berkaitan dengan pemberitaan tanggal 23 Januari berjudul : Santer Isu Mesum Salah Satu Oknum Anggota DPRD Lumajang, Benarkah ?.

Pemberitaan tersebut menurut HAAS, merupakan pemberitaan bohong (Hoax), menyesatkan sehingga menimbulkan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap PKB Lumajang dan kadernya. Karena dalam pemberitaan yang berisi dugaan mesum tersebut, disebut nama anggota DPRD Lumajang dari PKB, yakni AZ.

Sementara itu AZ dalam kesempatan ini mengatakan, dirinya tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana diisukan selama ini, yang kemudian menjadi materi dalam pemberitaan tersebut. "Demi Allah saya bersumpah saya tidak pernah melakukan itu. Ini fitnah," tegas AZ dalam kesempatan ini.

Hadir juga dalam kesempatan ini Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq yang juga pengurus DPW PKB Jatim.

Sementara itu MJC yang menulis berita ini kepada Jatimtimes mengatakan, berita ini sudah melalui proses wawancara, baik dengan AZ maupun dengan Ketua DPC PKB Lumajang, HAAS. 

"Saya sudaha melakukan wawancara dengan AZ dan Ketua PKB Lumajang  mas HAAS dan sudah saya muat sebagaimana yang disampaikan oleh narasumber tersebut. Soal somasi, itu wilayahnya pimpinan saya untuk menjelaskan," kata MJ. Choir dalam kesempatan ini.