Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengukur kaki palsu penyandang disabilitas yang mendapat bantuan kaki palsu.(Foto : Team BlitarTIMES)
Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengukur kaki palsu penyandang disabilitas yang mendapat bantuan kaki palsu.(Foto : Team BlitarTIMES)

Polres Blitar mengumpulkan penyandang disabilitas di Mapolres Blitar, Kamis (6/2/2020). Para penyandang disabilitas ini dikumpulkan untuk melakukan pengukuran kaki palsu. 
Kegiatan ini merupakan inisiasi Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto.  

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bentuk rasa peduli Polres Blitar kepada sesama, khususnya penyandang disabilitas. Ada delapan penyandang disabilitas yang diberikan bantuan kaki palsu.

"Santunan kaki palsu agar para saudara kita, penyandang disabilitas ke depan dapat beraktivitas dan berkarya. Kami juga memotivasi mereka agar tetap semangat  menjalankan hidup," kata  AKBP Budi Hermanto di sela-sela pengukuran kaki palsu.

Budi  menambahkan, selama ini penyandang disabilitas masih dilihat sebelah mata. Ia berharap pemerintah daerah juga lebih memperhatikan penyandang disabilitas untuk bisa berkerja dan berkarya seperti pada umumnya.

"Harapannya dengan bantuan kaki palsu ini bisa bermanfaat bagi mereka dan bisa mempermudah mereka dalam melakukan aktifitas," imbuhnya.

Sementara, Ketua Yayasan Bhakti Kinasih Edy Cahyono mengaku senang dengan perhatian yang diberikan pihak Kepolisian.  Dirinya mengapresiasi kepedulian korps baju cokelat itu terhadap komunitasnya.

"Terima kasih telah peduli dan bersedia membantu apa yang teman-teman kami perlukan. Teman-teman kami tentunya sangat terbantu, atas bantuan yang diberikan, sehingga hrapannya bisa bejalan secara normal," papar Edy.

Pada kesempatan itu tanpa rasa canggung, Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto bersama para pejabat utama Polres Blitar tak segan duduk di bawah para penyandang disabilitas untuk memasangkan perban yang nantinya akan digunakan sebagai ukuran pembuatan kaki palsu.

Kaki palsu bagi para penyandang disabilitas ini nantinya akan dibuatkan oleh  Sugeng Siswoyudono, pembuat kaki palsu serta motivator bagi penyandang disabilitas asal Mojokerto yang juga hadir langsung di Mapolres Blitar.