Kepala Dispendukcapil Kab Blitar, Luhur Sejati.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Kepala Dispendukcapil Kab Blitar, Luhur Sejati.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar memberikan pelayanan perekaman E-KTP dan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola (Jebol) ke desa-desa. Sebagai wujud pelayanan prima, jemput bola dilaksanakan di empat desa dalam satu hari.

Jemput bola dalam satu hari dilaksanakan Dispendukcapil di Kecamatan Wates, Sabtu (15/2/2020). Adapun keempat desa tersebut yakni Desa Purworejo, Tulungrejo, Sumberarum, dan Ringinrejo. Kedatangan tim jemput bola dari Dispendukcapil disambut gembira dan antusias masyarakat masing-masing desa. Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus keperluan adminduk dengan mendatangi lokasi jemput bola di desa mereka.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Luhur Sejati, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan layanan jemput bola ke desa-desa. Untuk kali ini, jempot bola langsung dilaksanakan di 4 desa dalam satu hari sebagai upaya Dispendukcapil dalam menuntaskan kondisi riil pencatatan adminduk di Kabupaten Blitar.

“Kebutuhan adminduk tidak bisa ditunda-tunda, dimana ada kebutuhan maka saat ini juga harus kita layani,” ungkap Luhur Sejati ditemui BLITARTIMES di ruang kerjanya, Senin (17/2/2020).

Dikatakan Luhur, jemput bola ke desa-desa ini diharapkan dapat menuntaskan problem administrasi kependudukan di masing-masing desa.”Di jemput bola 4 desa ini kira-kira ada 400 sampai 500 dokumen yang tercetak. Disitu yang kami harapkan. Disamping itu target KIA, target perekaman E-KTP bagi pemula, dan lainya bisa segera tercapai. Kedepan kita tidak akan lagi menangani orang yang berbulan-bulan tidak dapat adminduk, tapi kita melayani orang yang hari ini butuh adminduk langsung bisa terlayani,” tegasnya.

Lebih dalam Luhur menyampaikan, kedepan jemput bola lebih dari satu desa dalam satu hari ini akan terus dilaksanakan Dispendukcapil Kabupaten Blitar. Meskipun tergolong sukses, Luhur menegaskan akan tetap ada evaluasi dalam pelaksanaan. Harapan tentunya, kedepan pelayanan prima benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Blitar.

“Sebelumnya dalam satu minggu kami jebol di hari Selasa sampai dengan Kamis. Nanti akan kita bandingkan antara jebol hari Selasa, Rabu dan Kamis dengan jebol di hari Jumat dan Sabtu itu pemohonya banyakan mana. Kalau memang di akhir pekan lebih baik, maka bisa saja nanti di hari Jumat dan Sabtu sehari jemput bola di 4 atau 5 desa. Pengalaman Sabtu kemarin yang jelas cukup efektif, sehari kita tuntaskan di 4 desa,” pungkasnya.(*)