Pendidikan Bela Negara untuk usia dini dilaksanakan di Kesambi Trees Park Maliran.(Foto : Team BlitarTIMES)
Pendidikan Bela Negara untuk usia dini dilaksanakan di Kesambi Trees Park Maliran.(Foto : Team BlitarTIMES)

Sebanyak 66 Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Ulum dari Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, antusias mengikuti pendidikan Bela Negara di Kesambi Treen Park, Maliran, Sabtu (22/2/2020). Pendidikan bela negara bagi usia dini ini terselenggara atas kerjasama mahasiswa Teknik Elektro Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar bekerjasama dengan MI Hidayatul Ulum.

Bela negara merupakan bagian dasar setiap warga negara perlu ditanamkan sejak dini terutama bagi siswa di bangku pendidikan, hal ini penting dilakukan untuk memupuk rasa kebangsaan cinta kepada tanah air serta menjunjung tinggi dasar negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.

“Kegiatan ini pengenalan bela negara kepada usia dini bertujuan untuk mengenalkan pendidikan bela negara kepada pelajar MI. Dimana bela negera didalamnya ada rasa cinta tanah air, mengenal lagu-lagu daerah, mengenal lagu-lagu nasional. Juga membangun rasa solidaritas, membangun kebersamaan dan belajar saling berbagi,” ungkap Dosen Unisba Blitar, Minto Santoso selaku pendamping Mahasiswa.

Dikatakanya, kedepan kegiatan bela negara dalam rangka pengabdian masyarakat ini akan terus dilanjutkan oleh mahasiswa Unisba Blitar.” Kesadaran dan tanggung jawab serta rela berkorban kepada negara dan bangsa harus ditanamkan kepada pelajar tingkat SD/MI sejak dini. Sehingga diharapkan nantinya kedepan siswa menjadi the next agent of change, jadi agen perubahan dan agen pembangunan di masa depan,” tandasnya.

Lebih dalam Minto menyampaikan, kegiatan bela negara bagi siswa diperlukan untuk pembinaan karakter, penguatan revolusi mental dan mempersiapkan siswa dalam menghadapi ancaman, seperti; penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme, konflik antar siswa dan penyebaran penyakit menular.

“Bela negara merupakan senjata untuk menangkal ancaman bagi bangsa ini. Lewat bela negara, kita ciptakan generasi yang siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0,” pungkasnya.(*)