Petugas saat memadamkan kebakaran yang terjadi di Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Petugas saat memadamkan kebakaran yang terjadi di Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Meski musim penghujan sudah terjadi sejak bulan Januari 2020, insiden kebakaran masih marak terjadi di wilayah Kabupaten Malang.

Berdasarkan data Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPBK) Satpol PP Kabupaten Malang, sejak Januari hingga menjelang akhir bulan Februari 2020, sedikitnya ada 12 insiden kebakaran yang terjadi.

”Rinciannya 5 peristiwa kebakaran terjadi pada bulan Januari, sedangkan sisanya yaitu 7 kejadian terjadi pada bulan Februari,” kata Kepala Seksi PPBK Kabupaten Malang, Agus Suyanto.

Dari 12 insiden kebakaran tersebut, lanjut Agus, tidak sampai menelan korban jiwa. Hanya saja, kerugian materiil yang diakibatkan karena kebakaran yang terjadi sejak awal tahun 2020  ini mencapai ratusan juta.

”Kalau di total, dari 12 insiden kebakaran yang kami tangani menyebabkan kerugian materiil mencapai lebih dari Rp 630 juta,” jelas Agus kepada wartawan.

Terpisah, Kepala Bidang PPBK Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan jika musibah kebakaran yang terjadi di sepanjang bulan Januari hingga Februari 2020 ini. Wilayah yang ada di lingkar Kota Malang menjadi daerah paling rawan terjadi kebakaran.

”Kalau memasuki musim penghujan seperti pada awal tahun 2020 ini, kebakaran paling marak terjadi di Kecamatan Pakisaji, Wagir, Singosari, dan Lawang,” terang Goly.

Menurut Goly, maraknya kebakaran yang terjadi di wilayah lingkar Kota Malang tersebut, dipicu karena faktor kecelakaan. Misalnya, dipicu korsleting listrik dan tabung gas elpiji yang meledak.

”Hampir seluruh wilayah di Kabupaten Malang marak terjadi kebakaran saat terjadi kemarau, terutama di wilayah lahan bambu, lahan tebu, hingga kawasan hutan,” terang Goly.

Jika melihat data pada 2 tahun sebelumnya, jumlah kebakaran memang mengalami peningkatan secara signifikan saat memasuki musim kemarau. Pasalnya, dari yang hanya 86 insiden kebakaran di sepanjang tahun 2018. Pada tahun 2019 jumlah kebakaran yang terjadi di Kabupaten Malang, meningkat menjadi sekitar 120 kejadian.

”Tahun 2019 lalu sempat terjadi kemarau berkepanjangan, dampaknya marak terjadi kebakaran. Kalau kemarau, kebakaran bisa terjadi karena masalah sepele, biasanya karena faktor kelalaian manusia. Seperti membuang putung rokok sembarangan, hingga pembakaran sampah yang merembet,” tutup Goly.