Beberapa mahasiswa saat dikukuhkan menjadi Relawan Pajak Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III (Foto: Istimewa)
Beberapa mahasiswa saat dikukuhkan menjadi Relawan Pajak Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III (Foto: Istimewa)

Kesadaran wajib pajak seakan masih sulit dijalankan masyarakat. 

Padahal, hasil dari pembayaran pajak itu bakal meningkatkan pendapatan baik di daerah dan negara.

Mencermati itu, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III menggaet ratusan mahasiswa untuk menjadi relawan pajak.

Sebanyak 402 mahasiswa dari 10 perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Jawa Timur ini nantinya bertugas untuk membantu masyarakat dalam menjalankan wajib pajak.

Kabid Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur III, Eko Budihartono menyatakan, ratusan relawan ini sebelumnya menjalani proses Open Recruitment di 10 Tax Center dari berbagai kampus.

Di antaranya, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malanh, Universitas Islam Malang, Universitas 17 Agustus Banyuwangi, Universitas Jember, STIE Mandala Jember, Politeknik PKSDU Kediri, dan Universitas Islam Kadiri Kediri.

"Relawan Pajak yang terpilih ini telah berhasil memenuhi kualifikasi dari Tax Center, baik secara tertulis maupun wawancara langsung,” ujarnya, Rabu (26/2).

Dijelaskannya, Selain membantu petugas pajak melayani masyarakat yang akan menjalani wajib pajak para relawan juga akan melakukan sosialisasi di masyarakat. 

Hal itu sebagai bentuk untuk meningkatkan kesadaran pajak bagi generasi muda atau millenial.

"Mereka ini membantu petugas pajak melayani masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakannya. Juga membantu memberikan sosialisasi pada masyarakat, khususnya terkait penyampaian SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan). Sehingga kesadaran pajak juga tertanam sejak dini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Jatim III, 
Agustin Vita Avantin menyampaikan, dengan program Relawan Pajak para relawan mampu menambah wawasan dan pengalaman seputar ilmu perpajakan khususnya pelaporan SPT.

"Pengalaman ini akan menambah wawasan para Relawan Pajak dan berguna bagi masa depan mereka. Kalau yang mengedukasi pajak dari pegawai DJP itu sudah biasa, tapi kalau yang mengedukasi dari Relawan Pajak itu keren," ungkapnya.

Sebagai informasi, program Relawan Pajak rutin dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. 

Ke depan, diharapkan hal ini dapat menambah minat generasi muda dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pajak bagi pembangunan.