Frima Agung Nitipraja, Kepala Bulog Sub Divre Banyuwangi.
Frima Agung Nitipraja, Kepala Bulog Sub Divre Banyuwangi.

Stok beras yang ada di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog ) wilayah Banyuwangi saat ini kurang lebih 23.000, dan tersebar di lima gudang dinilai cukup memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Menurut Frima Agung Nitipraja, Kepala Bulog Sub Divre Banyuwangi, dalam bulan April wilayah Banyuwangi diprediksi mulai panen. "Jadi kalau sudah mulai masuk musim pengadaan otomatis pasokan atau stok itu akan bertambah lagi jadi kalau untuk beras Insya Allah aman," jelas pejabat asal Bandung itu.

Untuk menjaga dan memelihara stabilitas harga beras di pasaran dan pasokan di pasar atau di tingkat masyarakat, Bulog Banyuwangi secara kontinyu menggelar Program  Ketersediaan Pasokan Dan Stabilisasi Harga (KPSH). 

Bahkan di wilayah kota setiap hari petugas Bulog melayani masyarakat di  depan Gedung Juang. "Petugas melayani  konsumen yang membeli beras minyak tepung dan beberapa komoditi pangan lain," imbuh alumni IPB itu.

Sementara untuk gula,  kebetulan stok di gudang Bulog Banyuwangi saat ini sedang kosong. Kemudian sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pabrik gula IGG Glenmore yang diperkirakan baru mulai giling setelah lebaran mendatang.

Ayah dua anak itu menambahkan dalam menyongsong bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun,  Bulog terus koordinasi dengan Pemkab Banyuwangi khususnya yang terkait bidang perindustrian perdagangan dan bagian perekonomian. Nantinya akan menggelar  program program bazar dan pasar murah selama bulan ramadan.

Selanjutnya apabila ada ormas  keagamaan yang ingin menjalin kerja sama dengan Bulog untuk menggelar KPSH atau bazar di persilahkan mengajukan permohonan. "Silahkan kalau misalnya ada yang ingin kerja sama misalkan, ada kegiatan bazar murah dan sebagainya monggo bisa datang ke kantor kami," ujar Firma.