Sebanyak 50 ribu masker yang hendak disalurkan untuk pekerja migran di luar negeri saat diserahkan secara simbolis di Kantor Disnaker Kabupaten Malang
Sebanyak 50 ribu masker yang hendak disalurkan untuk pekerja migran di luar negeri saat diserahkan secara simbolis di Kantor Disnaker Kabupaten Malang

Hingga hari ini (Jumat 28/2/2020), tercatat ada lebih dari 83 ribu orang di berbagai belahan negara dikonfirmasi telah terpapar virus Corona. Sedikitnya ada 49 negara yang mengonfirmasi warganya positif terpapar virus yang memiliki nama ilmiah COVID-19 tersebut.

Dilansir dari situs resmi Kantor Staf Presiden RI (Republik Indonesia), hingga Jumat (28/2/2020) pukul 08.00 WIB, sudah ada 83.339 pasien yang ditangani karena terjangkit virus mematikan yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.856 di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 36.420 pasien dinyatakan pulih. Artinya, masih ada 44 ribu lebih pasien yang masih berjuang agar bisa pulih dari virus yang menyerang saluran pernafasan tersebut.

”Melihat dari berita terkait dengan wabah Corona, kita berinisiatif untuk bekerja sama dengan Disnaker (Dinas Tenaga Kerja, Kabupaten Malang) dan SBMI (Serikat Buruh Migran Indonesia) untuk memberikan bantuan 50 ribu masker kepada pekerja migran Indonesia yang ada di luar negeri,” kata HRD (Human Resources Development) PT Arthawena Sakti Gumilang, Siswanto.

Bantuan puluhan ribu masker tersebut, diserahkan secara simbolis kepada perwakilan SBMI DPC Malang, di kantor Disnaker yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (28/2/2020).

”Rencananya bantuan masker ini akan diserahkan kepada pekerja migran yang ada di Hongkong, Singapura, dan Taiwan,” ungkap Siswanto saat ditemui awak media disela agenda penyerahan bantuan.

Ditemui di saat bersamaan, Pembina SBMI DPC Malang, Jiati menuturkan jika ada sekitar 7 ribu TKI (Tenaga Kerja Indonesia) atau pekerja migran yang berada di Hongkong, Singapura, dan Taiwan.

”Kebanyakan mereka bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Semenjak adanya virus Corona mereka dituntut untuk bekerja lebih banyak. Majikannya ingin rumahnya selalu bersih, soalnya takut terkena Corona,” jelas Jiati.

Sebagai informasi, hingga saat ini sudah ada ratusan warga negara dari ketiga negara yang akan mendapatkan pasokan bantuan masker tersebut, positif terpapar virus Corona.

Rinciannya, 93 warga negara Singapura terkonfirmasi virus Corona, dan 62 di antaranya dinyatakan pulih. Sedangkan Hongkong tercatat ada 92 pasien, 2 diantaranya meninggal dunia, dan 26 orang dipastikan pulih.

Terakhir, negara Taiwan mengkonfirmasi jika ada 32 warga negaranya yang positif terpapar Corona. Dimana 1 diantaranya dinyatakan meninggal dunia, dan pasien yang pulih tercatat ada 6 orang.

”Hingga saat ini belum ada laporan mengenai pekerja migran asal Kabupaten Malang yang terkena virus corona. Jadi mereka tetap di sana soalnya tidak boleh pulang oleh majikannya,” jelas Jiati.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo mengaku bakal terus melakukan penggalangan bantuan kepada pekerja migran yang ada di luar negeri agar bisa terhindar dari virus Corona. ”Mewakili atas nama Bupati, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian sosialnya dalam pemberian bantuan masker,” ujar Yoyok.