Air yang meluap dari Saluran Air di Jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Air yang meluap dari Saluran Air di Jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

Lagi, air dari anak kali kebo di jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, meluap  Sabtu (7/3/2020). Dengan demikian luapan air itu sungai hingga menggenang ke jalan itu sudah terjadi sebanyak lima kali. Hal ini membuat Komisi C DPRD Kota Batu geram sebab beberapa saat lalu sudah dilakukan sidak di jalan tersebut.

Sidak yang berlangsung beberapa saat lalu itu dilakukan oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama Komisi C DPRD Kota, Sekretaris Daerah Zadiem Effesiensi, dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah dititik yang sama. Usai dilakukan sidak itu beberapa jembatan dibongkar, namun sayangnya kini kembali meluap.

“Padahal kami sudah setujui Dana Tidak Terduga (DTT). Tapi ini kok kembali terjadi,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud, Minggu (8/3/2020).

Terlebih pada melaupnya air kali ini juga merendam dua rumah. Sehingga ia meminta dengan segera melanjutkan tindakan agar tidak kembali terjadi luapan air yang berdampak masyrakat.

“Kalau Pemkot Batu ternyata masih kukuh sesuai dengan mekanisme maka banjir di kelurahan Sisir masih akan sulit diantisipasi. Jika ingin sesuai mekanisme tapi segera, karena musim hujan masih akan terjadi,” imbuhnya.

Sedang ke lima kalinya air meluap itu terjadi sepanjang bulan Januari tahun sampai saat ini. Rata-rata air yang meluap setinggi 30 centimeter.

Rencananya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu akan menormalisasi saluran air yang tidak berfungsi di depan toko modern. Dengan membongkar empat jembatan yang ada di sana.