Ilustrasi (Foto: Terbitan.com)
Ilustrasi (Foto: Terbitan.com)

Bantuan Sosial Tunai (BST) Kota Madiun yang ditunggu-tunggu masyarakat akhirnya cair juga. Hal ini terlihat dengan disalurkannya BST Kota Madiun secara simbolis oleh Walikota Madiun Drs. H Maidi kepada penerima bantuan dari warga masyarakat Kelurahan Manisrejo. 

Dikutip dari madiuntoday penyaluran bantuan tersebut akan dimulai pada Minggu (10/05/2020)  di masing-masing kelurahan penerima BST.

Baca Juga : Hafal Jumlah Ayam di Desa, Gubernur Khofifah Percayakan Distribusi Bansos ke Babinsa

Prosedur penerima bantuan harus menunjukkan KTP, serta menandatangani berkas bukti penerimaan dan difoto.

Sedangkan penyaluran BST tersebut rencananya akan menggunakan tiga metode. Yakni melalui kantor Kelurahan masing-masing penerima, melalui loket Pos dan secara door to door kepada penerima yang sejatinya tidak boleh diwakilkan dan dikarenakan tidak memungkinkan untuk mengambil BST tersebut.

Sebagai informasi, Kota Madiun mendapat kuota penerima 10.960 dari pemerintah pusat. Sebanyak 5.473 penerima BST yang tidak memiliki rekening akan disalurkan melalui Kantor Pos yang langsung dikirim pada alamat rumah setiap penerima tersebut. 

Sedangkan bagi penerima yang memiliki rekening akan ditransfer melalui rekening masing-masing, namun hal tersebut masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran yang dipastikan dalam waktu dekat ini.

Terpisah, Wali Kota Madiun Maidi mengimbau kepada masyarakat yang menerima bantuan sembako untuk tidak berkecil hati dengan penerima bantuan BST tersebut. Sebab prosedurnya jika sudah menerima salah satu bentuk bantuan, maka yang bersangkutan tidak bisa menerima bentuk bantuan lainnya.

Artinya semua sudah mendapat jatah porsi bantuan masing-masing utamanya selama masa pandemi ini.

Baca Juga : Serentak, 15.441 Kartu Sembako Diserahkan Kepada Warga Kota Kediri

Untuk menghindari tumpang tindih data, rencananya pemerintah akan menempelkan stiker pada setiap rumah yang menerima bantuan. Hal ini untuk mengantisipasi tidak ada data ganda sekaligus untuk mengenali jenis bantuan apa yang didapat masing-masing rumah penerima tersebut.

Pada penyaluran simbolis, beberapa waktu lalu, Maidi juga mengimbau kepada masyarakat penerima BST agar tidak membelanjakan uang tersebut untuk kepentingan yang tidak mendesak atau bukan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Ia juga meminta agar masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan namun nyatanya belum menerima bantuan untuk memberanikan diri melapor pada kelurahan setempat.